
Roberto De Zerbi menegaskan dirinya akan tetap menangani Tottenham Hotspur pada musim depan, apa pun hasil yang didapat tim pada sisa musim ini. Pelatih asal Italia itu menyampaikan keyakinan tersebut setelah resmi menggantikan Igor Tudor di tengah situasi klub yang masih terpuruk di Liga Premier.
De Zerbi datang saat Tottenham baru menelan lima laga liga tanpa kemenangan, dengan catatan satu imbang dan empat kalah. Kondisi itu membuat Spurs hanya berada sedikit di atas zona degradasi dan masih terus dibayangi tekanan besar dari papan bawah.
Kontrak Jangka Panjang dan Misi Kebangkitan
Tottenham disebut mengikat De Zerbi dengan kontrak jangka panjang yang dikabarkan berdurasi lima tahun. Meski peluang terdegradasi masih dihitung cukup besar oleh superkomputer Opta, De Zerbi tetap yakin pekerjaannya bisa membalikkan keadaan.
Ia juga menekankan bahwa keputusan menerima pekerjaan ini lahir dari kepercayaannya pada kualitas skuad. Menurut De Zerbi, identitas permainan Tottenham tetap jelas dan bisa dibangun kembali melalui peningkatan kepercayaan diri para pemain.
“Saya menerima tantangan ini karena saya sangat percaya pada para pemain,” kata De Zerbi. Ia menambahkan bahwa tim perlu mengingat kembali siapa mereka dan kualitas besar yang masih dimiliki.
Catatan Buruk Tottenham di Liga Premier
Spurs belum menang dalam 13 laga liga terakhir, dengan lima hasil imbang dan delapan kekalahan. Rangkaian itu menyamai salah satu periode tanpa kemenangan terpanjang dalam sejarah klub di kompetisi liga.
Berikut sejumlah catatan penting yang menyertai kedatangan De Zerbi:
- Tottenham belum meraih kemenangan liga dalam 13 pertandingan terakhir.
- Tim baru mengumpulkan 30 poin dari 31 laga liga musim ini.
- Catatan itu menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah klub pada titik yang sama musim.
- Sisa musim akan sangat menentukan arah proyek jangka panjang De Zerbi.
De Zerbi akan menjalani laga pertamanya saat Tottenham bertandang ke Sunderland pada 12 April. Ia menilai skuad Spurs masih punya kapasitas untuk keluar dari situasi sulit jika mereka bisa segera mengembalikan rasa percaya diri dan konsistensi permainan.
“Saya pikir kami punya kualitas yang tepat untuk keluar dari momen ini,” ujarnya. “Setelah bagian musim ini, saya pikir kami bisa menciptakan masa depan yang bagus.”
Pengalaman De Zerbi di Inggris Jadi Modal Penting
De Zerbi bukan sosok baru di sepak bola Inggris karena sebelumnya pernah menangani Brighton. Ia meninggalkan klub itu setelah hampir dua musim dengan rasio kemenangan 37,1 persen, atau 26 kemenangan dari 70 pertandingan di semua kompetisi.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan Tottenham percaya kepada pendekatan taktiknya. Dengan situasi klub yang masih berada dalam tekanan, pernyataan De Zerbi soal masa depannya kini memberi sinyal bahwa Spurs bersiap memulai proyek baru yang tidak hanya menargetkan pemulihan jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi yang lebih stabil untuk musim depan.





