Simeone Murka Saat Martin Lolos Kartu Merah, Keputusan VAR Picu Amarah Atletico

Diego Simeone meluapkan kekesalannya setelah Gerard Martin lolos dari kartu merah saat Barcelona menang 2-1 atas Atletico Madrid di Metropolitano. Pelatih Atletico itu menilai insiden tersebut sangat jelas dan tidak layak diperdebatkan lagi, dengan mengatakan, “When the play is so clear, there is no need to talk.”

Barcelona sempat berada dalam tekanan setelah Nicolas Gonzalez lebih dulu diusir wasit karena pelanggaran sebagai orang terakhir terhadap Lamine Yamal pada akhir babak pertama. Namun Atletico tetap nyaris membawa pulang satu poin, sebelum Robert Lewandowski memastikan kemenangan Barca pada menit ke-87 lewat bola yang mengenai bahu setelah sepakan Joao Cancelo ditepis Juan Musso.

Insiden yang memicu amarah Simeone

Simeone tidak banyak mempersoalkan kartu merah Gonzalez, meski ia menilai sanksi itu seharusnya bukan kartu merah langsung. Ia justru lebih kesal pada keputusan yang membatalkan kartu merah Martin setelah tinjauan VAR.

Rekaman ulang menunjukkan bek kiri Barcelona itu menyapu bola lalu mengenai pergelangan kaki Thiago Almada dengan sepatu yang terbuka dan mengarah ke atas. Bagi Simeone, aksi itu sudah cukup jelas untuk dihukum berat, sehingga ia memilih menutup komentarnya dengan singkat saat berbicara kepada DAZN.

Pernyataan Simeone setelah laga

  1. Ia meminta semua pihak tidak membuang waktu membahas insiden tersebut.
  2. Ia menilai kejadian itu sangat jelas dilihat dari tayangan ulang.
  3. Ia membandingkannya dengan keputusan serupa di laga Real Betis melawan Rayo Vallecano.

Simeone kemudian menegaskan bahwa para ofisial memang bisa salah, sama seperti pelatih dan pemain. Meski begitu, ia tetap mempertanyakan konsistensi keputusan wasit karena menurutnya pelanggaran serupa di pertandingan lain justru berbuah kartu merah.

Atletico tetap fokus ke Liga Champions

Kekalahan ini datang saat Atletico bersiap menuju duel besar melawan Barcelona di Camp Nou pada leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu. Pertemuan itu akan menambah warna rivalitas kedua tim yang musim ini sudah enam kali bentrok di berbagai ajang.

Simeone juga mengingatkan para pemainnya agar tidak mengulang laga leg kedua Copa del Rey ketika Atletico sempat membawa keunggulan 4-0, tetapi kemudian kehilangan kendali. Ia menilai Barcelona punya kapasitas untuk menekan tanpa memberi ruang berpikir, menyerang, atau menciptakan peluang, sehingga Atletico harus tampil lebih kuat di laga Eropa berikutnya.

Berita Terkait

Back to top button