Inter dan Roma telah mengumumkan susunan pemain inti untuk laga terbaru mereka, dengan Inter menurunkan duet Lautaro Martinez dan Marcus Thuram sejak awal. Di kubu Roma, nama Donyell Malen langsung mendapat sorotan karena tampil di lini depan bersama Paulo Dybala dan Matias Soule dalam formasi yang menekankan kecepatan serangan.
Inter turunkan kekuatan utama
Inter memulai pertandingan dengan Yann Sommer di bawah mistar, lalu di depan kiper ada Alessandro Bastoni, Francesco Acerbi, dan Manuel Akanji. Di sisi sayap, Denzel Dumfries dan Federico Dimarco mendapat tugas naik-turun, sementara Nicolò Barella, Hakan Calhanoglu, dan Piotr Zielinski mengisi lini tengah.
- Sommer
- Akanji
- Acerbi
- Bastoni
- Dumfries
- Barella
- Calhanoglu
- Zielinski
- Dimarco
- Thuram
- Lautaro
Pilihan itu menunjukkan Inter ingin menekan sejak awal dengan susunan yang seimbang antara pressing, kontrol bola, dan ancaman langsung di depan. Lautaro dan Thuram tetap jadi pasangan utama untuk membongkar pertahanan Roma lewat mobilitas dan penyelesaian akhir.
Roma siapkan respons lewat Malen
Roma menurunkan Mile Svilar sebagai penjaga gawang, dengan Gianluca Mancini, Evan Ndicka, dan Mario Hermoso menjaga area belakang. Di lini tengah, Bryan Cristante dan Niccolo Pisilli menopang pergerakan Devyne Rensch, Matias Soule, Lorenzo Pellegrini, serta Malen yang ditempatkan sebagai ujung serangan.
Susunan starter Roma: Svilar, Mancini, Ndicka, Hermoso, Celik, Cristante, Pisilli, Rensch, Soule, Pellegrini, Malen. Kehadiran Malen memberi dimensi berbeda untuk serangan Roma karena ia bisa menyerang ruang kosong dan memanfaatkan transisi cepat saat Inter terlalu tinggi menekan.
Dua tim dengan pendekatan berbeda
Inter menaruh banyak kepercayaan pada inti pemain yang sudah lama menjadi tulang punggung tim, terutama Barella, Thuram, dan Lautaro yang kembali dipercaya sebagai starter. Roma, sebaliknya, mencoba mengandalkan kombinasi kreativitas dan kecepatan untuk meredam dominasi tuan rumah sekaligus mencari celah dari serangan balik.
Kedalaman skuad kedua tim juga terlihat dari daftar cadangan yang disiapkan. Inter masih menyimpan nama seperti Mkhitaryan, Frattesi, De Vrij, dan Luis Henrique, sementara Roma berharap opsi dari bangku cadangan bisa mengubah ritme bila laga berjalan ketat.
Pertarungan Inter dan Roma diperkirakan akan banyak ditentukan oleh duel sektor tengah, khususnya antara Barella dan Cristante dalam perebutan kontrol permainan. Di depan, perhatian utama akan tertuju pada Lautaro serta Thuram di satu sisi, dan Malen yang berusaha memaksimalkan setiap peluang di sisi Roma.
