
David Beckham menyebut laga perdana Inter Miami di Nu Stadium sebagai momen besar yang ia impikan sejak lama. Ia menilai stadion baru itu bukan sekadar kandang baru, tetapi simbol perjalanan panjang klub menuju level tertinggi di Major League Soccer.
Inter Miami meresmikan stadion berkapasitas 26.700 penonton itu dengan hasil imbang 2-2 melawan Austin FC. Meski gagal menang, suasana peresmian tetap terasa spesial karena Lionel Messi mencetak gol pertama klub di stadion baru tersebut, sementara Luis Suárez menyamakan kedudukan pada menit akhir.
Beckham: dari mimpi, tanpa nama hingga punya rumah sendiri
Dalam pidato sebelum pertandingan, Beckham mengenang saat ia pertama kali datang ke Amerika dan MLS dua dekade lalu. Ia mengatakan targetnya waktu itu adalah memenangkan gelar, membantu mengangkat popularitas sepak bola, dan membangun tim miliknya sendiri.
“Ketika saya datang ke Amerika dan MLS 20 tahun lalu, mimpi saya adalah memenangkan kejuaraan, membantu mengangkat olahraga sepak bola yang saya cintai, dan membangun tim saya sendiri,” kata Beckham. Ia menambahkan bahwa saat Miami diumumkan sebagai pilihannya, klub itu belum punya nama, fans, maupun stadion.
Beckham lalu menegaskan bahwa situasinya kini sudah berubah total. “Hari ini, saya berdiri di rumah baru kami. Kami adalah juara MLS. Kami punya pemain terbaik dalam sejarah permainan yang bermain di Miami. Mimpi benar-benar bisa menjadi kenyataan,” ujarnya di hadapan penonton.
Messi tandai sejarah di kandang baru
Gol Messi menjadi catatan khusus karena itu adalah pertama kalinya dalam karier klubnya ia mencetak gol pada laga debut di stadion kandang baru. Rekor itu muncul setelah sebelumnya ia tidak melakukannya saat debut di Camp Nou bersama Barcelona, Parc des Princes bersama Paris Saint-Germain, maupun Chase Stadium di Miami.
Namun, gol Messi belum cukup membawa Miami unggul karena Austin lebih dulu memimpin dan sempat kembali unggul sebelum turun minum. Inter Miami kemudian menghindari kekalahan berkat gol penyama dari Suárez, yang memastikan laga pertama di stadion baru berakhir tanpa pemenang.
Mas: stadion ini harus jadi rumah untuk trofi
Co-owner Inter Miami, Jorge Mas, juga memberi sambutan bernuansa optimistis. Ia menyebut stadion baru itu sebagai tempat yang layak untuk merayakan lebih banyak trofi, apalagi klub sudah meraih Leagues Cup, Supporters’ Shield, dan MLS Cup sejak Messi bergabung tiga tahun lalu.
“Sekarang kita di rumah,” kata Mas kepada para suporter. Ia menilai stadion itu menjadi gambaran nyata tentang apa yang bisa dicapai klub dengan dukungan fans.
Berikut capaian utama Inter Miami sejak era Messi dimulai:
- Leagues Cup
- Supporters’ Shield
- MLS Cup
Inter Miami sempat menjalani lima laga awal musim MLS di kandang lawan sambil menunggu penyelesaian pekerjaan di Nu Stadium. Klub itu kini dijadwalkan kembali bermain di stadion baru pada Sabtu depan melawan New York Red Bulls, dengan harapan awal yang lebih baik dari pertandingan pembuka melawan Austin FC.





