Ljinders Isyaratkan Babak Terakhir Bernardo Silva di Man City, Warisan Besar di Etihad Terancam Berakhir

Manchester City memberi sinyal kuat bahwa masa Bernardo Silva di Etihad Stadium mulai mendekati akhir. Asisten manajer Pep Ljinders mengatakan, “every good story comes to an end” saat menyinggung masa depan gelandang asal Portugal itu.

Silva belum memperpanjang kontraknya yang akan habis pada Juni, sementara namanya terus dikaitkan dengan Barcelona, Juventus, dan Benfica. Sinyal itu muncul setelah Silva mencatat penampilan ke-450 bersama City saat timnya menang besar atas Liverpool di ajang Piala FA.

Ljinders puji peran besar Silva

Ljinders berdiri di ruang konferensi pers menggantikan Pep Guardiola dan menegaskan bahwa Silva adalah pemain yang sulit digantikan. Ia menyebut tidak ada pemain dengan tipe yang sama karena setiap pesepak bola punya karakter dan cara bermain yang berbeda.

Menurut Ljinders, Silva punya kualitas yang lengkap dalam mengatur permainan. Ia menilai sang kapten mampu mengontrol laga, bergerak cerdas, menerima bola dengan baik, memimpin rekan setim, dan membaca solusi di lapangan.

Rekor dan kontribusi Silva di City

Silva sudah menjadi bagian penting City sejak datang dari Monaco pada 2017. Dalam 450 laga, ia mencetak 76 gol dan menyumbang 77 assist untuk klub asal Manchester itu.

Kontribusinya juga terlihat dari koleksi trofi yang ia raih bersama City. Berikut daftar gelar mayor yang sudah ia menangkan:

  1. Enam gelar Premier League
  2. Dua Piala FA
  3. Lima Piala Liga Inggris
  4. Liga Champions
  5. Piala Dunia Antarklub

Sinyal perpisahan dari Etihad

Ljinders meminta Silva menikmati sisa waktunya di klub, yang menurutnya tinggal sekitar enam pekan. Ia juga berharap sang pemain mendapat perpisahan yang layak atas dedikasinya selama hampir satu dekade di Etihad.

Ia menambahkan bahwa City tidak mencari pengganti dengan karakter yang sama persis. Klub, kata Ljinders, akan menyesuaikan kebutuhan tim sambil memberi ruang bagi pemain muda dari akademi untuk berkembang.

Masa depan City di lini tengah

Ljinders menilai regenerasi skuad tetap penting, terutama di posisi lini tengah. Ia menekankan bahwa pemain muda harus naik kelas jika ingin membantu tim di level tertinggi.

Namun, ia juga menegaskan bahwa para pemain senior yang bertahan lama harus tetap menjadi fondasi tim. Dalam konteks itu, kepergian Silva, jika benar terjadi, akan menutup salah satu bab paling sukses dalam sejarah modern Manchester City.

Berita Terkait

Back to top button