
Pep Guardiola mengakui bahwa Arsenal sangat kuat dan terus menunjukkan perkembangan yang mengesankan. Manajer Manchester City ini menyoroti keunggulan Arsenal yang kini memimpin klasemen Liga Primer dengan selisih tujuh poin dari City sebelum pertandingan pekan ini.
Dalam konferensi pers setelah kekalahan 0-2 dari Bayer Leverkusen di Liga Champions, Guardiola mengungkapkan kekagumannya pada performa Arsenal. “Arsenal sangat kuat, dan kita bisa melihat setiap pertandingan mereka semakin membaik sebagai sebuah tim,” ujarnya.
Kekalahan itu pun menjadi pelajaran bagi Guardiola meski ia tetap percaya pada kualitas skuadnya yang menurutnya memiliki nilai besar. Ia menambahkan, “Ini merupakan pelajaran bagus bagi saya, bahkan dengan pengalaman yang saya miliki sebagai pelatih.”
Selain itu, Guardiola juga menanggapi spekulasi soal masa depan Bernardo Silva yang kontraknya akan habis musim panas ini. “Saya ingin yang terbaik untuk Bernardo dan akan sangat senang jika dia memutuskan bertahan,” kata Guardiola. Namun, ia menyerahkan keputusan akhir kepada pemain yang sudah sembilan tahun bersama klub tersebut.
Soal performa Erling Haaland yang mencetak 14 gol Liga Primer musim ini, Guardiola menilai pemain asal Leeds itu memang penting tetapi bukan satu-satunya yang diandalkan dalam tim. Ia menegaskan, “Kami melakukan banyak hal baik, baik dalam bertahan maupun menyerang, Haaland sangat penting tapi para pemain lain juga begitu.”
Guardiola juga menyampaikan rasa hormatnya kepada Daniel Farke, manajer Leeds United, yang sedang menghadapi tekanan besar akibat hasil kurang memuaskan timnya. Ia memujinya sebagai sosok yang memiliki hubungan baik dengannya dan memahami betul kerasnya persaingan di Liga Primer.
Berikut hal penting yang diungkap Guardiola terkait situasi timnya dan kompetitor utama:
1. Arsenal saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 7 poin.
2. Manchester City baru mengalami kekalahan pertama di fase grup Liga Champions setelah lebih dari tujuh tahun.
3. Bernardo Silva diprediksi akan menentukan masa depannya di musim panas.
4. Erling Haaland menjadi salah satu kontributor gol utama City.
5. Guardiola menganggap hasil buruk sebagai pelajaran untuk meningkatkan performa.
Pep Guardiola terlihat realistis dan waspada menghadapi perkembangan sahabat mereka, Arsenal. Dia menegaskan pentingnya fokus pada setiap pertandingan ke depan sambil terus memperbaiki timnya untuk mengejar ketertinggalan di puncak klasemen.





