
Ruben Amorim mengakui bahwa Patrick Dorgu sedang mengalami krisis kepercayaan diri sejak bergabung dengan Manchester United. Pelatih itu merasakan kecemasan yang sangat jelas setiap kali gelandang muda asal Denmark ini memegang bola di lapangan.
Dorgu, yang direkrut dari Lecce dengan nilai transfer £25,3 juta pada bulan Januari, telah menjadi starter dalam delapan dari 12 pertandingan United musim ini. Amorim menyatakan bahwa Dorgu belum mampu menampilkan performa terbaiknya dan hal itu dipengaruhi tekanan besar bermain di klub sebesar Manchester United.
Kecemasan yang Terasa dalam Permainan Dorgu
Amorim membandingkan penampilan Dorgu di United dengan saat bersama tim nasional Denmark. "Saya bisa merasakan kecemasan setiap kali Patrick menyentuh bola," kata Amorim. Ia menyebut keputusan Dorgu saat membela Denmark lebih tenang dan tepat dibandingkan ketika bermain untuk United.
Situasi ini terlihat jelas saat Dorgu gagal memanfaatkan peluang bersih dalam kekalahan 0-1 United dari Everton di Old Trafford. Padahal, bulan lalu pemain berusia 21 tahun itu sukses mencetak gol penting dalam kualifikasi Piala Dunia melawan Skotlandia.
Masalah Serupa dengan Diogo Dalot di Posisi Wing-Back
Di sisi lain, Diogo Dalot yang sering dimainkan sebagai wing-back kiri juga belum mampu tampil maksimal. Amorim menegaskan bahwa baik Dorgu maupun Dalot saat ini "jauh dari performa terbaik" mereka. Ia percaya tekanan bermain di Inggris sangat berbeda dengan pengalaman mereka sebelumnya.
Pelatih United itu juga mengungkapkan opsi lain, seperti menjajal Luke Shaw sebagai wing-back, apalagi setelah kembalinya Lisandro Martinez dari cedera panjang. Amorim belum menutup kemungkinan melakukan perubahan di bursa transfer Januari mendatang.
Urgensi Menang untuk Memulihkan Kepercayaan Tim
United saat ini tengah menghadapi periode sulit, dengan hasil yang kurang konsisten setelah tiga kemenangan beruntun di pertandingan sebelumnya. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka dua kali imbang dan kalah dari Everton yang bermain dengan sepuluh pemain.
Amorim menegaskan, "Kita harus menang sekarang, jika tidak maka sesuatu akan berubah." Ia menekankan pentingnya hasil positif untuk menjaga reputasi besar klub ini. Frustrasi pelatih tersebut juga muncul karena kesempatan yang terbuang, seperti saat menghadapi Everton dan Nottingham Forest, ketika timnya gagal mendapatkan kemenangan meski seharusnya bisa.
Dengan jadwal ketat menghadapi Crystal Palace, Amorim berharap masalah kecemasan pemain muda seperti Dorgu bisa segera diatasi. Ia percaya bahwa dengan dukungan dan waktu, para pemain akan menunjukkan performa lebih baik dan membantu Manchester United kembali ke jalur kemenangan.





