
Kapten Newcastle United, Bruno Guimaraes, merasa kecewa dengan hasil imbang 2-2 melawan Tottenham Hotspur. Ia menilai timnya seharusnya meraih kemenangan setelah sempat memimpin pada menit-menit akhir pertandingan.
Guimaraes mencetak gol pembuka pada menit ke-71. Namun, ketika Newcastle unggul 2-1 di masa injury time, Cristian Romero dari Tottenham berhasil mencetak gol penyama pada menit ke-95.
Menurut Guimaraes, ketidaksiapan menghadapi bola liar di kotak penalti menjadi penyebab gol terakhir tersebut. Ia mengatakan, “Bola itu memantul di kotak dan tidak ada yang mengambilnya, termasuk saya sendiri.”
Guimaraes menyebut hasil imbang tersebut sangat tidak memuaskan dan harus segera diperbaiki. Ia menegaskan bahwa Newcastle tidak bisa terus-terusan kebobolan pada menit akhir pertandingan, karena hal tersebut tidak sehat untuk tim.
Berbicara soal gol yang ia cetak, Guimaraes mengaku bangga dengan penyelesaian aksinya. Namun, ia akan menukar gol tersebut asalkan tim mendapatkan kemenangan. “Saya tidak bisa merasa senang hari ini,” ujarnya.
Newcastle akan menghadapi laga berikutnya pada Sabtu mendatang. Guimaraes menekankan pentingnya mengambil sisi positif dari pertandingan ini dan mengincar tiga poin pada pertandingan selanjutnya.
Berikut beberapa poin penting dari pernyataan Guimaraes:
1. Frustrasi akibat kebobolan menit akhir lagi.
2. Merasa Newcastle tampil lebih baik dari Tottenham.
3. Gol yang dicetak tidak bisa menggantikan hasil akhir yang mengecewakan.
4. Perlunya perbaikan untuk menghindari kebobolan di waktu krusial.
Guimaraes berharap Newcastle bisa segera bangkit dan mengatasi masalah kebobolan akhir laga agar lebih kompetitif di kompetisi. Performa tim tetap mendapat harapan untuk terus berkembang di pertandingan berikutnya.





