Son Kembali Perkuat Spurs dalam Pertandingan Perpisahan Jelang Laga Liga Champions

Tottenham Hotspur mengonfirmasi bahwa Son Heung-min akan kembali ke London Utara untuk acara perpisahan sebelum pertandingan Liga Champions melawan Slavia Prague. Kembalinya Son ini menjadi momen penting untuk menghormati jasa-jasanya bersama klub.

Son mengakhiri kiprahnya di Spurs dengan pertandingan pramusim di Korea Selatan melawan Newcastle United sebelum pindah ke Los Angeles FC di Major League Soccer. Pemain berusia 33 tahun ini mencetak 173 gol untuk Tottenham, menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak kelima sepanjang masa klub.

Selama kariernya di Premier League, Son menyumbang 127 gol dan 71 assist dalam 333 pertandingan. Dia juga memegang peranan penting sebagai kapten saat Spurs memenangkan trofi pertama mereka dalam 17 tahun, mengalahkan Manchester United di final Liga Europa.

Tottenham mengumumkan Son akan tampil di lapangan sebelum laga melawan Slavia Prague pada 9 Desember serta memberikan sambutan kepada para pendukung di stadion. Son sendiri menyatakan kebahagiaannya dapat menyapa langsung para fans setelah sebelumnya hanya bisa mengucapkan selamat tinggal secara virtual.

Dalam pernyataannya, Son mengungkapkan bahwa meninggalkan Spurs merupakan keputusan sulit, dan kini ia menantikan kesempatan untuk menyampaikan terima kasih atas dukungan selama sepuluh tahun. Ia menyebut momen ini akan penuh emosi namun sangat penting bagi dirinya dan klub.

Di LAFC, Son berhasil mencetak 12 gol dan 3 assist dalam 13 pertandingan MLS. Ia membentuk duet produktif bersama Denis Bouanga dari Gabon, membantu tim mencapai semifinal Wilayah Barat. Son bahkan mencetak gol krusial melalui tendangan bebas di menit ke-95 dalam laga tersebut, meski kemudian gagal mengeksekusi penalti saat adu penalti melawan Vancouver Whitecaps.

Poin Penting Kembalinya Son ke Tottenham:

  1. Acara perpisahan pada 9 Desember sebelum pertandingan Liga Champions.
  2. Son sebagai pencetak gol terbanyak kelima sepanjang sejarah Tottenham.
  3. Peran kapten saat membawa Spurs memenangkan Liga Europa.
  4. Statistik impresif selama di Premier League dan MLS.
  5. Momen emosional dan apresiasi kepada fans Spurs secara langsung.

Kembalinya Son Heung-min ke Tottenham bukan hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga akan menjadi momen bersejarah yang diingat para penggemar dan klub sebagai penutup kariernya yang gemilang di Inggris.

Berita Terkait

Back to top button