AC Milan kini menjadi ancaman serius bagi rencana AS Roma untuk mendapatkan penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee. Roma tengah bernegosiasi dengan United untuk pemain asal Belanda tersebut, namun negosiasi menghadapi kendala terkait persyaratan transfer.
Klub ibukota Italia menginginkan kesepakatan pinjaman dengan opsi pembelian, sedangkan Manchester United bersikeras menginginkan penjualan langsung pada bursa transfer Januari. Zirkzee sendiri sudah menyatakan kesiapan hengkang meski baru-baru ini kembali bermain dalam beberapa laga.
Pendekatan AC Milan terhadap Zirkzee
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, direktur AC Milan, Igi Tare, juga menunjukkan minat pada Zirkzee. Tare menjadikan penyerang Manchester United itu sebagai calon pengganti utama Santi Gimenez jika sang bek dijual.
Jika Gimenez benar dilego, Zirkzee menjadi pilihan utama Milan untuk memperkuat lini depan mereka. Situasi ini memicu persaingan ketat antara dua klub Italia dalam memburu jasa pemain muda yang potensial tersebut.
Perbedaan Strategi Transfer Roma dan Milan
- Roma mengajukan format pinjaman dengan opsi beli sebagai strategi keuangan.
- Manchester United menuntut transfer permanen agar mempercepat kejelasan kepemilikan pemain.
- AC Milan lebih fleksibel dan siap langsung melakukan perubahan skuad dengan mendatangkan Zirkzee.
- Keputusan Zirkzee yang siap pindah memperkuat posisi tawar kedua klub Italia.
Saat ini, negosiasi masih berlangsung dan belum ada kepastian final terkait transfer Zirkzee. Kedua klub diprediksi bakal segera meningkatkan intensitas pembicaraan untuk mengamankan penyerang muda tersebut pada jendela transfer mendatang.
