
Dominic Calvert-Lewin menunjukkan performa impresif dengan mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun melawan tim besar Premier League. Golnya ke gawang Manchester City, Chelsea, dan Liverpool membuat total golnya di musim ini untuk Leeds sudah melewati catatan musim sebelumnya, yakni empat gol dalam 14 pertandingan di semua kompetisi.
Pelatih Leeds, Daniel Farke, tidak menutup kemungkinan striker berusia 28 tahun itu dipanggil ke skuad Inggris untuk Piala Dunia. Farke menekankan pentingnya Calvert-Lewin menjaga kebugaran dan konsistensi penampilannya agar peluang tersebut terbuka lebar.
Potensi Panggilan ke Timnas Inggris
Farke menyatakan bahwa keputusan ada di tangan pelatih Inggris, Thomas Tuchel. Namun, ia tidak ragu memberikan pendapat positif jika diminta. "Saya percaya dan menghargai Dominic. Ia sudah membuktikan kemampuannya dengan 11 caps dan catatan gol yang cukup baik," ujar Farke.
Farke menambahkan bahwa performa yang konsisten selama beberapa pekan atau bulan sangat krusial bagi Calvert-Lewin. "Beberapa pekan bagus tidak cukup. Ia harus mempertahankan ritme dan kepercayaan diri agar kesempatan itu muncul secara alami," jelasnya.
Kondisi dan Tantangan Striker Inggris
Selain Harry Kane, Inggris memang belum memiliki banyak striker berkualitas tinggi saat ini. Hal ini memperkuat argumen kemungkinan Calvert-Lewin menjadi opsi tambahan. Kedisiplinan dalam menjaga kondisi fisik dan mental menjadi kunci utama.
Farke menegaskan bahwa Calvert-Lewin sudah membuktikan kapasitasnya di masa lalu. Kini, tugasnya adalah membuktikan konsistensi selama musim berjalan agar nama sang pemain kembali diperhitungkan di level internasional.
Faktor Penentu Kesuksesan Calvert-Lewin
- Menjaga kebugaran tanpa cedera
- Menampilkan performa stabil dalam beberapa pertandingan penting
- Mempertahankan kepercayaan diri tinggi
- Memberikan kontribusi nyata berupa gol dan assist
- Mendapatkan kesempatan bermain reguler di klub
Dengan catatan ini, Dominic Calvert-Lewin berpeluang besar menjadi kandidat pemanggilan skuad Inggris untuk Piala Dunia jika mampu memenuhi ekspektasi tersebut. Keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih Thomas Tuchel, namun dukungan dari sosok seperti Daniel Farke menambah nilai positif untuknya.





