
Joan Laporta, presiden Barcelona, mengakui kepergian Lionel Messi membuatnya merasa sedih. Kontrak Messi resmi habis pada akhir Juni lalu dan klub tidak dapat memperpanjangnya karena kendala keuangan serta regulasi La Liga.
Messi pun kemudian bergabung dengan Paris Saint-Germain pada Agustus lalu dalam transfer yang sangat kontroversial. Kepergian Messi menjadi salah satu kekecewaan terbesar dalam masa jabatan Laporta saat ini.
Laporta menegaskan bahwa dirinya adalah seorang penggemar Barca dan menjunjung tinggi institusi klub. Ia bahkan masih rutin berkomunikasi dengan Messi, termasuk saat ulang tahun sang pemain.
Dalam perbincangan tersebut, Laporta merasa sedih karena pembicaraan tidak berbuah hasil untuk membawa Messi kembali. Ia berharap dapat memperbaiki situasi tersebut menjelang pemilihan presiden klub yang akan datang.
Rencana Menghormati Messi
Messi beberapa waktu lalu secara diam-diam mengunjungi Camp Nou yang telah direnovasi sebagai bukti cintanya kepada klub. Laporta sendiri berencana memberikan penghormatan khusus kepada sang legenda.
Ia mengusulkan pembuatan sebuah patung sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar Messi bagi Barcelona. Menurutnya, dalam sejarah 125 tahun Barca, masa Messi adalah salah satu yang paling gemilang.
Laporta mengatakan, “Dia adalah sosok yang paling terhubung dengan Barca dan memberikan banyak hal kepada klub, begitu pula sebaliknya. Semoga kita bisa bertemu lagi, semuanya tergantung pihak lain, saya siap memperbaiki segalanya melalui penghormatan seperti patung.”
Namun, ekonom Marc Ciria menyatakan kepada Cadena SER bahwa saat ini belum ada rencana pasti soal pembuatan patung. Fokus klub lebih pada penyusunan rencana strategis dengan mitra penting.
Ciria menegaskan, “Ini bukan rencana untuk penghargaan atau patung; ini adalah rencana strategis untuk menjalin kemitraan yang jelas menguntungkan klub. Bila Messi ingin pulang, mari lakukan dengan cara yang menguntungkan Barca secara menyeluruh.”
Laporta terus berusaha menjaga hubungan baik dengan Messi dan berharap suatu saat sang megabintang dapat kembali memperkuat Barcelona. Penghargaan dan pengakuan atas kontribusi Messi tetap menjadi prioritas utama klub.





