
Arsenal kembali menempati posisi puncak klasemen Premier League pada akhir Desember, namun hal ini belum menjamin gelar juara. Sejarah mencatat banyak tim yang gagal memenangkan liga meski berada di posisi teratas saat Natal, termasuk Arsenal sendiri dalam beberapa musim terakhir.
Banyak contoh tim yang berada di puncak klasemen saat Natal tapi akhirnya gagal menjadi juara Premier League. Berikut ini adalah beberapa kasus penting yang menunjukkan tren tersebut:
1. Norwich City (Desember musim perdana Premier League)
Norwich mengejutkan banyak pihak dengan posisi teratas pada musim pertama Premier League. Namun, mereka mengalami rentetan hasil buruk di paruh kedua musim. Akhirnya, Manchester United yang keluar sebagai juara, unggul 12 poin dari Norwich yang finis di posisi ketiga.
2. Newcastle United (Desember musim 1995/96 dan 2001/02)
Newcastle memimpin klasemen dengan keunggulan besar atas Manchester United, tapi kemudian performa mereka menurun drastis. Pada musim 1995/96, United berhasil menyalip dan memenangkan gelar dengan selisih empat poin. Sedangkan pada 2001/02, Newcastle menyerah kepada Arsenal yang meraih juara setelah Newcastle melorot ke posisi keempat.
3. Liverpool (Desember musim 1996/97, 2008/09, 2013/14, 2018/19, dan 2020/21)
Liverpool beberapa kali memimpin klasemen saat Natal namun gagal mengunci gelar. Tahun 2013/14, walaupun Liverpool hanya kalah satu kali di paruh kedua musim, kegagalan di momen krusial membuat Manchester City merebut gelar dengan selisih dua poin. Pada musim 2018/19, Liverpool mengumpulkan poin rekor klub 97 tapi dikalahkan Manchester City di pertandingan terakhir.
4. Arsenal (Desember musim 2002/03, 2007/08, 2022/23, dan 2023/24)
Arsenal di bawah manajer Mikel Arteta memimpin klasemen Pra-Musim dan Desember dalam beberapa musim terakhir. Pada 2022/23, mereka memimpin selama 248 hari di puncak klasemen tetapi akhirnya kalah dari Manchester City. Musim berikutnya, Arsenal gagal mempertahankan posisi puncak karena dua kekalahan selama periode Natal terhadap West Ham dan Fulham, sehingga City kembali meraih gelar Premier League.
5. Tim Lain yang Pernah Gagal
- Aston Villa 1998/99: Setelah memulai musim dengan tak terkalahkan selama 12 pertandingan, Villa mengalami penurunan dan memberikan kesempatan bagi Manchester United memenangkan gelar treble.
- Leeds United 1999/2000: Leeds tampil impresif di paruh pertama musim, tetapi performa menurun dan Manchester United merebut gelar dengan rentetan 11 kemenangan.
- Manchester United 1997/98: Meskipun memimpin hingga Desember, United disalip Arsenal yang memenangkan gelar dengan kemenangan beruntun.
Dari berbagai kasus ini terlihat bahwa memimpin klasemen saat Natal bukanlah jaminan pasti meraih gelar juara. Ketatnya kompetisi dan faktor fisik maupun mental menjadikan paruh kedua musim penuh tantangan. Manchester City dan Manchester United menjadi contoh tim yang sering memanfaatkan momentum itu untuk merebut gelar meskipun tidak selalu memimpin saat Natal.
Arsenal kembali memimpin klasemen pada akhir Desember musim ini dan menghadapi tekanan besar untuk mempertahankan posisi tersebut hingga akhir musim. Historis menunjukkan bahwa mereka harus menjaga konsistensi dan menghindari fase buruk, terutama pada momen kritis seperti yang terjadi di masa lampau. Musim ini menjadi ujian penting bagi Arsenal apakah mereka bisa akhirnya mengubah tradisi gagal menyegel gelar meski memimpin klasemen saat Natal.





