
Wolves telah resmi meminjamkan gelandang mereka, Johnson Munetsi, ke Paris FC sampai akhir musim. Keputusan ini diambil setelah Munetsi mengalami cedera betis pada awal Desember saat melawan Nottingham Forest.
Manajer Wolves, Rob Edwards, memberikan izin bagi Munetsi yang berusia 29 tahun untuk meninggalkan klub setelah tampil dalam 13 pertandingan Premier League musim ini. Selama bermain untuk Wolves, Munetsi mencatat satu gol dalam kekalahan 2-3 dari Burnley.
Meski Munetsi absen, Wolves berhasil mempertahankan performa positif dengan raihan empat pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi. Klub tersebut mulai menunjukkan tren membaik dalam upaya keluar dari zona degradasi setelah lama tertahan di posisi terakhir klasemen.
Munetsi mencatatkan total empat gol dan dua assist dari 31 pertandingan bersama Wolves. Pemain ini kembali ke Ligue 1 setelah enam tahun berkarier di Prancis, termasuk periode bermain untuk Reims dari tahun 2019 hingga Januari.
Paris FC, yang kini menempati posisi ke-15 klasemen Ligue 1, baru saja meraih kemenangan penting 1-0 atas Paris Saint-Germain di Coupe de France berkat gol Jonathan Ikoné. Kedatangan Munetsi diharapkan memperkuat lini tengah mereka untuk paruh musim kedua.
Pelatih Paris FC, Stephane Gilli, menyatakan bahwa Munetsi akan menambah dimensi baru bagi tim. Ia menjelaskan bahwa Munetsi adalah pemain dengan kekuatan atletik tinggi dan memiliki keunggulan sebagai gelandang box-to-box yang fleksibel.
Gilli menambahkan Munetsi mampu mengisi berbagai posisi di lini tengah dan bahkan pernah dimainkan sebagai bek tengah. “Dia akan memberikan dampak lebih dan ukuran fisik yang kami perlukan,” ujar Gilli.
Lebih lanjut, Gilli menyoroti kualitas kepemimpinan Munetsi yang terlihat saat pertandingan. “Dia mungkin tidak banyak berbicara di ruang ganti atau latihan, tapi saat pertandingan dia akan memberikan energi yang dibutuhkan,” kata pelatih Paris FC tersebut.
Dengan pengalaman Munetsi yang luas di Prancis serta adaptasi cepatnya di Wolves, Paris FC berharap gelandang ini bisa membantu mengangkat performa tim hingga akhir musim nanti. Munetsi diprediksi akan menjadi tambahan tenaga yang penting dalam sisa kompetisi Ligue 1.





