Inter Kalah 1-3 dari Arsenal, Jesus dan Gyokeres Bawa Arsenal Lolos ke Babak 16 Besar

Arsenal melanjutkan dominasinya di Liga Champions dengan kemenangan tandang 3-1 atas Inter Milan di San Siro. Dua gol dari Gabriel Jesus dan tambahan gol dari Viktor Gyokeres memastikan tempat Arsenal di babak 16 besar.

Gabriel Jesus membuka keunggulan untuk Arsenal pada menit ke-10 setelah memanfaatkan rebound dari tendangan sudut Bukayo Saka yang membentur mistar. Inter langsung menyamakan kedudukan melalui tendangan keras Petar Sučić pada menit ke-18.

Pada menit ke-31, keunggulan kembali diraih Arsenal melalui gol kedua Jesus. Leandro Trossard mengirimkan umpan silang yang disundul ke mistar oleh Bukayo Saka, kemudian Jesus mencetak gol dari bola rebound. Arsenal tampil agresif sejak babak kedua dan akhirnya memperlebar jarak lewat Gyokeres pada menit ke-84, setelah menerima umpan ciamik dari Gabriel Martinelli.

Kinerja Pemain dan Statistik Penting

Jesus kini telah terlibat dalam 10 gol Liga Champions untuk Arsenal, terdiri atas enam gol dan empat assist dari 15 penampilan. Dia menjadi striker ketiga dengan gol terbanyak dalam jumlah pertandingan sedikit, setelah Andrey Arshavin, Alexis Sanchez, dan Saka.

Gyokeres mencatatkan 14 gol dari 22 pertandingan di kompetisi Eropa, termasuk bersama Arsenal dan Sporting CP. Arsenal mencatatkan tujuh kemenangan beruntun di Liga Champions, rekor terpanjang mereka dalam sejarah kompetisi ini.

Inter menunjukkan perlawanan dengan 18 tembakan dan expected goals (xG) sebesar 1,33. Namun Arsenal lebih efektif dengan peluang yang tercipta senilai 2,12 xG dan pantas meraih kemenangan.

Jalannya Pertandingan

  1. Menit 10: Gabriel Jesus memanfaatkan rebound dari sepak pojok Saka untuk membuka skor.
  2. Menit 18: Petar Sučić menyeimbangkan keadaan melalui tendangan keras.
  3. Menit 31: Jesus kembali mencetak gol setelah sundulan Trossard membentur mistar.
  4. Menit 84: Gyokeres mencetak gol penutup usai menerima umpan Martinelli.

Skuad Arsenal yang tampil memakai formasi solid berhasil mengendalikan jalannya pertandingan dengan penguasaan bola dan tekanan efektif. Inter harus mengakui keunggulan kualitas penyerang tim tamu yang berhasil memaksimalkan peluang.

Dengan hasil ini, Arsenal dipastikan finis minimal di posisi dua klasemen grup dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Performa gemilang mereka di kompetisi antar klub elite Eropa menunjukkan kesiapan Arsenal untuk bersaing lebih jauh di fase gugur.

Berita Terkait

Back to top button