Hasil Tottenham vs Man City: Gol Cherki dan Semenyo, Xavi Simons & Rodri Kartu Kuning

Babak pertama pertandingan antara Tottenham kontra Man City berakhir dengan skor 0-2 untuk keunggulan Man City. Gol-gol kemenangan dicetak oleh Cherki pada menit ke-11 dan Antoine Semenyo pada menit ke-44.

Tottenham tampak kesulitan menembus pertahanan Man City sepanjang babak pertama. Pada menit-menit awal, Antoine Semenyo sempat mencoba mencetak gol namun masih digagalkan oleh kiper Vicario.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

  1. Menit ke-11, Cherki melepaskan tembakan akurat yang tidak mampu dihalau Vicario dan membuka keunggulan bagi Man City.
  2. Pada menit ke-15, Cherki sempat mengalami cedera setelah mendapat tekel keras dari pemain Tottenham dan menerima perawatan medis.
  3. Haaland mendapatkan peluang pada menit ke-18 dengan sundulan, namun bola melambung tipis di atas mistar gawang.
  4. Khusanov dari Man City mendapat kartu kuning pada menit ke-21 setelah melakukan tekel keras kepada pemain Tottenham.
  5. Xavi Simons juga menerima kartu kuning pada menit ke-38 setelah menjatuhkan Rodri dalam perebutan bola.
  6. Menjelang akhir babak, Antoine Semenyo menggandakan keunggulan dengan gol menit ke-44 yang menambah tekanan bagi tuan rumah.

Susunan Pemain Kedua Tim
Tottenham menurunkan Palhinha, Solanke, Vicario, Bissouma, Cristian Romero, Muani, Gallagher, Udojie, Dragusin, Xavi Simons, dan Gray sebagai starter. Sementara Man City menurunkan Bernardo Silva, Donnarumma, Rodri, Haaland, Guehi, Antoine Semenyo, Rayan Aït-Nouri, Matheus Nunes, Cherki, Nico O’Reilly, dan Abdukodir Khusanov.

Man City lebih dominan sepanjang babak pertama, baik dalam penguasaan bola maupun peluang berbahaya. Tottenham harus mencari cara untuk bangkit di babak kedua jika ingin membalikkan keadaan dan menghindari kekalahan di kandang sendiri.

Babak pertama ini jadi gambaran jelas bagaimana Man City mampu memanfaatkan peluang secara efektif serta menekan pertahanan Tottenham yang sempat longgar. Wasit pun tidak segan memberikan kartu kuning untuk mengendalikan permainan yang kerap keras di lapangan.

Berita Terkait

Back to top button