Alasan Gagalnya Transfer Jean-Philippe Mateta ke AC Milan yang Perlu Diketahui

Jean-Philippe Mateta mengalami kegagalan transfer ke AC Milan setelah melewati serangkaian tes medis yang tidak memenuhi standar tim Italia tersebut. AC Milan menilai risiko cedera lutut Mateta terlalu besar untuk investasi sebesar 30 juta poundsterling.

Tes medis awal dilakukan di London pada Minggu, dan menghasilkan kekhawatiran terkait kondisi lutut penyerang Crystal Palace berusia 28 tahun itu. Pemeriksaan ulang yang dilakukan sehari berikutnya semakin memperkuat keputusan Milan membatalkan transfer tersebut.

Mateta sebelumnya sangat ingin pindah ke AC Milan demi memperjuangkan peluangnya masuk skuad Prancis di Piala Dunia. Kini, dia harus kembali bersaing dengan rekrutan baru Palace, Jorgen Strand Larsen, untuk mendapatkan posisi starter.

Crystal Palace sebenarnya telah mengajukan dokumen terkait transfer Dwight McNeil dari Everton, yang telah menjalani tes medis. Namun, setelah kegagalan penjualan Mateta, Palace mengubah tawaran menjadi pinjaman dengan kewajiban membeli, sehingga Everton menarik diri dan waktu pun habis.

Selain itu, upaya Palace mencari bek tengah gagal total dengan penolakan dari beberapa klub seperti West Ham, Brentford, dan Lyon. Mereka sempat mendekati Max Kilman, Ethan Pinnock, dan Ruben Kluivert, namun tidak ada yang berujung transfer.

Langkah Palace ini mengindikasikan fase sulit dalam manuver pasar transfer mereka selama bulan Januari. Sementara itu, ambisi Mateta bergerak ke Italia belum padam, meski saat ini harus bertahan di Palace.

Berikut rangkuman kronologi terpenting terkait transfer Mateta dan situasi Crystal Palace:
1. Tes medis awal di London menimbulkan kekhawatiran cedera lutut.
2. Tes lanjutan dari dokter Milan memperkuat alasan pembatalan.
3. Mateta ingin bergabung AC Milan untuk mengejar tempat di Timnas Prancis.
4. Transfer Dwight McNeil batal karena perubahan kesepakatan dan kehabisan waktu.
5. Pencarian pemain bertahan Palace tidak membuahkan hasil.

Kisah Mateta menunjukkan betapa rumit dan cepatnya dinamika bursa transfer untuk pemain yang memiliki catatan cedera. Klub-klub besar harus mempertimbangkan risiko medis secara cermat demi investasi finansial yang maksimal.

Dengan transfer Mateta yang gagal, Crystal Palace kini fokus memaksimalkan skuad yang ada dan menanti peluang baru untuk memperkuat tim di tengah persaingan keras Liga Primer Inggris. Mateta sendiri masih mempertahankan mimpinya bermain di Italia meski harus menunda rencana tersebut sementara waktu.

Berita Terkait

Back to top button