
Snoop Dogg mencuri perhatian di Swansea dengan kejutan tak terduga bagi para pekerja kantor. Pada Senin malam, rapper ikonik Amerika itu mengadakan penampilan rahasia di kantin Au Vodka, yang biasanya digunakan staf untuk bermain ping pong dan biliar.
Kantin tersebut berubah menjadi klub malam dengan lebih dari 400 tamu hadir, termasuk petinju Wales Joe Cordina dan mantan striker Swansea, Lee Trundle. Rencana awal Snoop Dogg hanya tampil sebagai DJ selama 30 menit, namun ia malah mengambil mikrofon dan membawakan lagu-lagu hitsnya sendiri.
Video yang beredar di media sosial menampilkan penampilan lagu seperti “Murder Was the Case,” “Beautiful,” dan “I Wanna Love You.” Acara yang semula singkat itu berlangsung hampir satu jam sebelum DJ London AG melanjutkan pertunjukan.
Keputusan ini muncul berkat co-owner Au Vodka dan DJ Charlie Sloth, yang menyebutnya sebagai kehormatan. Rekan co-owner, Jackson Quinn, menggambarkan momen ini sebagai tonggak penting bagi kota Swansea dan pencapaian luar biasa bagi merek mereka.
Quinn menambahkan bahwa energi di lokasi sangat luar biasa dan penampilan Snoop Dogg terasa seperti mimpi. Ia menekankan bahwa kehadiran ikon global yang baru-baru ini tampil di Super Bowl memberikan pengalaman tak terlupakan di kantor mereka.
Snoop Dogg sendiri juga merupakan investor minoritas di klub sepak bola Swansea sejak Juli lalu. Ia melakukan kunjungan pertamanya ke Swansea.com Stadium pada Selasa malam saat timnya bermain imbang 1-1 melawan Preston North End.
Sebelum pertandingan, ia disambut hangat oleh penggemar Swansea dengan putaran kehormatan selama tujuh menit dan sorakan khas penggemar olahraga Amerika. Keterlibatannya membuat suasana di stadion menjadi semakin hidup dan penuh semangat.
Setelah pertandingan, pelatih Swansea, Vitor Matos, menyampaikan bahwa Snoop Dogg sangat senang dan sempat masuk ke ruang ganti untuk memberi semangat pada para pemain. Matos menyebut rapper tersebut sebagai sosok yang aktif mendukung klub dan dunia olahraga secara umum.
Matos juga menilai mental pemain timnya positif meskipun mereka hanya mampu meraih satu poin. Ia mengapresiasi sikap pemain yang tak mudah frustrasi dan terus memberikan tekanan hingga akhir pertandingan.
Hasil imbang tersebut mengangkat posisi Swansea ke peringkat ke-14 dengan jarak delapan poin dari Wrexham, yang menempati posisi terakhir untuk playoff. Matos menegaskan bahwa fokus tim tetap menjaga momentum untuk pertandingan selanjutnya.
Sementara itu, pelatih Preston North End, Paul Heckingbottom, menganggap kehadiran Snoop Dogg tidak terlalu berpengaruh. Ia bercanda bahwa perbedaan hanya terletak pada aroma ganja, mengingat persona Snoop Dogg yang identik dengan konsumsi marijuana.
Heckingbottom juga menyatakan bahwa suasana pertandingan di Swansea tidak jauh berbeda dengan pertandingan Championship lainnya. Ia menambahkan bahwa pendukung tim lawan juga menciptakan suasana meriah di pertandingan lain sebelumnya.
Kunjungan dan penampilan Snoop Dogg di Swansea memberikan warna baru bagi kota dan klub tersebut. Ini menunjukkan keterlibatan tokoh internasional dalam dunia olahraga lokal yang berdampak positif bagi komunitas dan penggemar.





