
Paris Saint-Germain (PSG) berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Champions usai mengalahkan AS Monaco dengan agregat 5-4. Pertandingan kedua di Parc des Princes berakhir imbang 2-2, namun gol-gol dari Marquinhos dan Khvicha Kvaratskhelia memastikan kemenangan PSG meski Monaco sempat unggul lebih dulu melalui Maghnes Akliouche.
Pelatih PSG, Luis Enrique, menyatakan timnya pantas lolos ke babak berikutnya mengingat beratnya jadwal yang mereka hadapi sepanjang musim ini. Enrique menyoroti kesulitan menghadapi Monaco yang bermain bagus di babak pertama, sementara PSG baru menemukan ritme di paruh kedua pertandingan.
PSG kini terus mempertahankan pencapaiannya lolos ke 16 besar Liga Champions setiap musim sejak 2012-13. Selain itu, pemenang Liga Champions setiap musim sejak 2013-14 selalu mencapai tahap ini, di mana Chelsea pada 2012-13 menjadi tim terakhir yang gagal.
Menurut Enrique, timnya siap menghadapi siapa saja di babak 16 besar, termasuk kemungkinan bertemu Barcelona atau Chelsea. “Ini sangat sulit, apalagi setelah menang di laga pertama, atmosfer pertandingan sangat intens dan kami terus dibuat menderita sepanjang pertandingan,” ujar Enrique.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengakui PSG mengalami kesulitan dengan jadwal fase grup yang penuh tantangan, bertemu dengan tim-tim seperti Qarabag dan Monaco. “Sekarang lawan kami Chelsea atau Barcelona, keduanya tim besar dan kami siap untuk pertandingan seperti ini,” tambahnya.
Ketika ditanya pilihannya antara Chelsea atau Barcelona, Enrique menjawab dengan santai bahwa keduanya adalah lawan yang layak dan semua akan terlihat pada pengundian babak 16 besar yang akan diadakan Jumat nanti. PSG optimis melangkah jauh di kompetisi elit Eropa setelah menampilkan performa konsisten.





