
Fabian Hurzeler, pelatih Brighton, memberikan penghormatan khusus kepada Danny Welbeck menjelang pertandingan melawan Liverpool. Ia menyoroti peran Welbeck sebagai “connector” yang penting dalam tim, terutama dalam menyatukan berbagai usia dan budaya pemain.
Welbeck tidak masuk dalam skuad 35 pemain Inggris yang diumumkan pelatih Thomas Tuchel baru-baru ini. Meski demikian, Hurzeler menegaskan kontribusi Welbeck bukan hanya di lapangan, tetapi juga di luar lapangan sangat berpengaruh dalam membangun kekompakan tim.
Hurzeler membandingkan peran Welbeck dengan ungkapan yang digunakan oleh pelatih kepala Jerman, Julien Nagelsmann, untuk Pascal Gross. Menurutnya, Gross disebut sebagai “longer arm” atau perpanjangan tangan pelatih dalam hal taktik. Sementara itu, Welbeck berperan sebagai perpanjangan tangan pelatih dalam konteks menghubungkan pemain dari berbagai latar belakang.
Ia menjelaskan bahwa Welbeck memiliki kemampuan luar biasa dalam menggabungkan berbagai kelompok usia dan budaya. Kemampuan ini sangat membantu pelatih dalam memastikan seluruh pemain berjalan ke arah yang sama, terutama menjelang ajang besar seperti Piala Dunia.
Selain peranan sosialnya, Hurzeler juga menilai Welbeck sebagai pemain yang pekerja keras dan memiliki keahlian mumpuni di lapangan. Welbeck dianggap mampu mencetak gol dan memberi kontribusi nyata dalam performa tim Brighton.
Hurzeler menyoroti bahwa peran pemain seperti Welbeck sangat krusial bagi keberhasilan tim yang mengombinasikan pemain muda dan senior. Kehadiran seorang “connector” seperti Welbeck membantu menjaga harmoni dan fokus tim pada tujuan bersama.
Pentingnya peran Welbeck menunjukkan bahwa kontribusi seorang pemain tidak hanya diukur dari penampilan di pertandingan, tetapi juga dari kemampuan membangun chemistry antar pemain. Brighton mengandalkan sosok seperti Welbeck untuk menjaga keseimbangan dan sinergi dalam skuad.
Dengan kualitas yang dimiliki Welbeck, Hurzeler optimis bahwa timnya bisa menghadapi tantangan besar di Liga Inggris dan kompetisi lainnya. Keberadaan pemain yang mampu menjalin komunikasi efektif di dalam tim menjadi salah satu faktor pendukung kesuksesan Brighton ke depan.





