
Cristian Romero, kapten Tottenham Hotspur, menyatakan bahwa hari bagi klubnya adalah “hari yang menyedihkan” setelah kekalahan telak 0-3 dari Nottingham Forest dalam laga Premier League. Kekalahan ini menambah tekanan besar bagi Tottenham yang tengah berjuang menghindari zona degradasi.
Spurs kini hanya unggul satu poin dari zona degradasi, tepat di atas West Ham yang menempati peringkat 18 setelah kalah dari Aston Villa. Kekalahan ini sangat merugikan karena Nottingham Forest juga berada dalam posisi kritis sehingga pertandingan ini disebut sebagai ‘six-pointer’.
Romero memberikan komentarnya kepada Sky Sports usai pertandingan dengan nada kecewa. Dia mengakui musim ini sangat sulit dan menyebut hasil buruk ini sebagai beban besar bagi timnya, terutama karena kalah di hadapan para suporter di kandang.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada para penggemar yang tetap mendukung meski dalam masa sulit. Menurut Romero, saat ini setiap laga harus dijalani seperti sebuah final agar Tottenham bisa keluar dari krisis.
Pemain asal Argentina tersebut juga menegaskan bahwa sebagai kapten, ia memikul tanggung jawab utama atas performa tim yang mengecewakan musim ini. Situasi ini menjadi pukulan berat tidak hanya bagi pemain, tapi juga bagi seluruh pendukung Tottenham.
Berikut ini rangkuman situasi yang dialami Tottenham Hotspur saat ini:
1. Tottenham kalah 0-3 dari Nottingham Forest di kandang.
2. Klub berada satu poin di atas zona degradasi.
3. West Ham, pesaing di peringkat bawah, juga mengalami kekalahan.
4. Romero mengakui musim ini sangat berat dan bertanggung jawab penuh.
5. Penting bagi tim untuk memperlakukan setiap pertandingan seperti final.
Kekalahan ini menandai semakin sulitnya posisi Tottenham dalam kompetisi Premier League. Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, tekanan besar dipikul oleh seluruh jajaran klub untuk memperbaiki performa dan mempertahankan posisi agar tidak terdegradasi. Romero sendiri menjadi sosok kunci yang harus mampu memimpin tim melalui masa-masa sulit ini.





