
Phil Foden hanya masuk sebagai pemain pengganti di menit akhir saat Manchester City menang 2-0 atas Arsenal di final EFL Cup. Wayne Rooney menganggap pergantian ini seperti "charity sub" yang tidak mencerminkan kualitas Foden sebagai pemain.
Nico O’Reilly menjadi bintang kemenangan dengan dua gol cepat di babak kedua. Manchester City mengamankan gelar kesembilan mereka di kompetisi ini setelah terakhir kali juara melawan Tottenham di Wembley pada bulan Februari.
Penampilan Foden yang Terbatas
Foden baru memulai 10 dari 17 penampilannya dan hanya mengumpulkan 830 menit bermain sejak awal tahun. Kedatangan Antoine Semenyo di Januari membuat Foden semakin jarang mendapat kesempatan bermain, karena Savinho dan Rayan Cherki lebih sering dipilih.
Rooney, mantan pemain Manchester United, menilai keputusan pelatih untuk memasukkan Foden di menit 90 terasa seperti langkah formalitas. "Melihat Foden masuk di akhir pertandingan final, itu seperti memberi pengalaman kosong," kata Rooney dalam BBC Wayne Rooney Show.
Perasaan dan Pendapat Rooney
Rooney merasa sedih melihat pemain berbakat seperti Foden tidak mendapatkan menit yang layak. Dia curiga ada masalah tersembunyi yang membuat Foden sulit masuk tim inti, padahal Foden sebelumnya dalam kondisi bagus. "Rasanya aneh dia sulit mendapat kesempatan," ujarnya.
Dia juga menambahkan bahwa meskipun Foden pasti bangga dengan gelar kemenangan, secara pribadi Foden pasti ingin berkontribusi lebih banyak di lapangan. "Itu pasti momen yang sulit bagi dia," ungkap Rooney.
Komentar Foden Mengenai Situasinya
Foden mengakui musim ini penuh tantangan dengan catatan 10 gol dan 5 assist dari 41 penampilan di semua kompetisi. Dia menyebut sepak bola tidak selalu berjalan mulus dan terkadang performa terbaik sulit didapat.
Dia bertekad bangkit dan terus bekerja keras di latihan. "Saya berharap setelah jeda internasional bisa lebih tajam dan mendapatkan lebih banyak menit bermain," kata Foden seusai kemenangan melawan Arsenal.
Data Penting Mengenai Foden dan City
- Jumlah total menit bermain Foden: 830 menit sejak awal tahun.
- Penampilan starter: 10 dari 17 pertandingan.
- Gol dan assist Foden di semua kompetisi musim ini: 10 gol dan 5 assist.
- Juara EFL Cup: Manchester City ke-9 kali.
- Pergantian pemain terakhir City: Foden menggantikan Cherki di menit 90.
Situasi Foden menunjukkan bahwa pemain muda berkualitas juga menghadapi tekanan kompetitif yang ketat di klub top seperti Manchester City. Pendapat Rooney menggarisbawahi keprihatinan atas pengelolaan menit bermain bagi talenta yang masih berkembang.





