Tanpa Ronaldo, Portugal Tumpul di Meksiko, Mourinho Menilai Mereka Hanya Tim Biasa

Jose Mourinho menilai Portugal terlihat seperti tim biasa saja saat Cristiano Ronaldo absen, setelah hasil imbang tanpa gol melawan Meksiko memicu sorotan tajam terhadap lini serang tim asuhan Roberto Martinez.

Portugal bermain 0-0 di Estadio Azteca pada Sabtu waktu setempat. Dalam laga itu, mereka kesulitan menembus rapatnya pertahanan tuan rumah meski tetap menguasai beberapa peluang penting.

Ronaldo Absen, Portugal Tumpul

Ronaldo saat ini menepi karena cedera otot. Tanpa kapten mereka, Portugal hanya mencatat 10 tembakan dan dua di antaranya tepat sasaran, dengan Goncalo Ramos dipercaya menjadi ujung tombak.

Portugal juga membukukan 1,4 expected goals atau xG. Bruno Fernandes, Joao Cancelo, dan Pedro Neto sama-sama gagal memaksimalkan peluang yang mereka dapatkan di laga tersebut.

Mourinho lalu memberi penilaian tajam terhadap performa Portugal tanpa pemain yang selama bertahun-tahun menjadi tumpuan utama tim. Ia menilai absennya Ronaldo langsung mengubah level ancaman Portugal di depan gawang lawan.

"Take Cristiano Ronaldo out of the picture and Portugal look like any run-of-the-mill team," kata Mourinho.

"People keep asking us not to call him up. Well, he didn’t play, and you saw the result. No threat, no fear from the opposition. Just a team being put under pressure by Mexico."

"When Ronaldo is on the pitch, the opposition think twice. Without him, they don’t think at all."

Tekanan Jelang Piala Dunia

Portugal kini bersiap menghadapi Amerika Serikat dalam laga uji coba berikutnya pada Selasa. Ronaldo masih diperkirakan belum tampil karena proses pemulihan cedera masih berjalan.

Jika pulih tepat waktu, Ronaldo tetap berpeluang tampil di Piala Dunia dan mencatat penampilan keenamnya di putaran final, sebuah rekor tersendiri dalam karier internasionalnya. Portugal akan memulai langkah mereka melawan pemenang antara Kongo DR atau Jamaika pada 17 Juni, sehingga kondisi Ronaldo akan terus menjadi perhatian utama tim.

Berita Terkait

Back to top button