Iheanacho Menjadi Pembeda di Dens Park, Celtic Jaga Asa Gelar Dengan Kemenangan Tipis atas Dundee

Celtic menjaga asa juara Scottish Premiership setelah menaklukkan Dundee 2-1 lewat gol telat Kelechi Iheanacho pada menit ke-82 di Dens Park. Hasil ini membuat tim asuhan Martin O’Neill memanfaatkan kegagalan Hearts meraih kemenangan lebih awal dan tetap berada dalam perburuan gelar.

Celtic sempat unggul lebih dulu saat Yang Hyun-Jun mencetak gol cepat pada menit kedelapan. Namun, Dundee menyamakan kedudukan melalui penalti Simon Murray setelah tinjauan VAR mengonfirmasi handball Colby Donovan di dalam kotak penalti.

Jalannya pertandingan

Celtic langsung mengambil kendali sejak awal dan memaksa Dundee bertahan lebih dalam. Peluang terbaik mereka di babak pertama lahir saat Daizen Maeda menuntut penyelamatan dari Jon McCracken, sementara Tomas Cvancara juga nyaris menambah gol ketika tembakannya membentur tiang.

Dundee bangkit di babak kedua dan mendapat hadiah penalti setelah insiden di kotak terlarang. Murray mengeksekusi penalti dengan baik dan membuat skor kembali imbang, sebelum Celtic meningkatkan tekanan di menit-menit akhir.

Gol penentu Iheanacho

Momen penentu datang ketika umpan silang Marcelo Saracchi gagal diantisipasi lini belakang Dundee. Bola yang jatuh ke iheanacho langsung disambar dengan sepakan keras berputar dan membawa Celtic kembali unggul.

Kemenangan Celtic makin aman setelah Dundee harus bermain dengan 10 orang usai Ryan Astley menerima kartu merah langsung pada menit ke-84. Pelanggaran sebagai orang terakhir terhadap Yang membuat Dundee kehilangan peluang untuk mengejar hasil imbang di depan publik sendiri.

Fakta penting pertandingan

  1. Kelechi Iheanacho mencetak gol liga ketiganya musim ini.
  2. Celtic hanya kalah sekali dari 50 pertemuan terakhir kontra Dundee di semua ajang.
  3. Celtic mencatat 3,77 expected goals dari 17 tembakan, dengan delapan mengarah ke gawang.
  4. Dundee menghasilkan 1,42 expected goals dari delapan upaya.
  5. Celtic belum mencatat nirbobol dalam delapan laga liga terakhir.

Secara statistik, Celtic tampil lebih agresif dan lebih berbahaya sepanjang laga. Meski lini belakang mereka kembali kebobolan, efektivitas serangan membuat mereka pulang dengan tiga poin penting dalam persaingan papan atas.

Berita Terkait

Back to top button