Leicester City semakin tertekan dalam upaya bertahan di Championship setelah banding mereka atas pengurangan enam poin ditolak. Hukuman itu tetap berlaku dan membuat posisi klub yang baru turun dari Premier League musim lalu semakin genting di papan bawah klasemen.
Keputusan tersebut menutup salah satu jalur terakhir yang bisa meringankan beban Leicester dalam persaingan lolos dari zona degradasi. Dengan lima pertandingan tersisa, klub kini sepenuhnya bergantung pada hasil di lapangan untuk menyelamatkan musim mereka.
Hukuman finansial tetap berlaku
Leicester sebelumnya dijatuhi pengurangan enam poin pada Februari karena melanggar aturan finansial English Football League. Kasus ini bermula dari tuduhan pelanggaran aturan profit dan sustainability Premier League yang diumumkan pada Mei lalu.
Dalam pernyataan resminya, Leicester mengonfirmasi bahwa keputusan komisi independen yang merekomendasikan pengurangan poin itu telah dipertahankan oleh panel banding independen. Klub juga menyebut sanksi tersebut terkait dengan posisi profit dan sustainability mereka dalam periode tiga tahun hingga Juni.
Klub menambahkan bahwa proses hukum kini selesai dan perhatian mereka sepenuhnya dialihkan ke laga-laga tersisa. Leicester juga berterima kasih kepada suporter atas dukungan yang tetap mengalir di tengah masa sulit ini.
Posisi Leicester di klasemen semakin rawan
Saat ini Leicester berada di posisi ke-22 dengan 41 poin, tepat di zona degradasi. Mereka unggul selisih gol dari Oxford United yang ada di peringkat ke-23 dan tertinggal satu poin dari Portsmouth.
Situasi itu membuat setiap pertandingan sisa menjadi sangat krusial bagi tim asuhan Gary Rowett. Pelatih yang ditunjuk dengan kontrak jangka pendek pada Februari kini harus memaksimalkan lima laga terakhir untuk menghindarkan Leicester dari degradasi beruntun.
Lima laga penentu nasib Leicester
Leicester memulai rangkaian pertandingan penting mereka dengan menjamu Swansea City di King Power Stadium pada Sabtu. Laga ini dipandang sebagai titik awal yang bisa menentukan arah perjuangan mereka hingga akhir musim.
Berikut kondisi Leicester menjelang laga-laga penentu:
- Tertinggal di zona degradasi dan hanya unggul selisih gol dari Oxford United.
- Satu poin di belakang Portsmouth yang berada tepat di atas mereka.
- Kehilangan enam poin tetap berlaku setelah banding ditolak.
- Hanya tersisa lima pertandingan untuk memperbaiki posisi klasemen.
Banding Premier League juga ditolak
Premier League juga ikut mengajukan banding, dengan harapan Leicester menerima sanksi yang lebih berat. Namun, permintaan itu sama-sama ditolak oleh panel banding independen.
Keputusan tersebut memperjelas bahwa enam poin yang dipotong dari Leicester menjadi sanksi final dalam perkara ini. Dengan beban administratif yang sudah tidak bisa diubah, fokus Leicester kini sepenuhnya tertuju pada hasil pertandingan dan upaya bertahan di Championship.
