
Barcelona menatap leg kedua perempat final Liga Champions dengan beban berat setelah kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama di kandang sendiri. Hasil ini membuat Atletico berada di posisi sangat menguntungkan untuk melangkah ke semifinal, sementara Barcelona harus membayar mahal kartu merah Pau Cubarsi yang mengubah jalannya pertandingan.
Atletico membuka laga dengan disiplin dan efektif, lalu memaksimalkan dua peluang penting melalui Julian Alvarez dan Alexander Sorloth. Barcelona sebenarnya mencoba mengontrol bola, tetapi situasi semakin rumit setelah harus bermain dengan 10 orang dan gagal menahan tekanan lawan hingga akhir pertandingan.
Atletico tampil efisien di markas Barcelona
Keunggulan Atletico lahir dari permainan yang rapi dan sabar saat menunggu celah di lini belakang Barcelona. Alvarez memberi dampak besar lewat gol pembuka, sebelum Sorloth menambah keunggulan dan mempertegas superioritas tim tamu di laga ini.
Barcelona kehilangan keseimbangan setelah Cubarsi diganjar kartu merah, sehingga mereka kesulitan membangun serangan dengan struktur yang utuh. Kondisi itu membuat Atletico lebih leluasa mengatur ritme pertandingan dan menjaga keunggulan hingga laga usai.
Berikut poin penting dari laga Barcelona kontra Atletico:
- Atletico menang 2-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions.
- Julian Alvarez dan Alexander Sorloth mencetak gol untuk tim tamu.
- Barcelona harus bermain dengan 10 pemain setelah Pau Cubarsi diusir wasit.
- Atletico mengambil langkah besar menuju semifinal.
PSG beri tekanan besar ke Liverpool
Di laga lain, Paris Saint-Germain juga menunjukkan kekuatan saat menundukkan Liverpool 2-0 dengan permainan yang dominan. Klub asal Prancis itu tampil meyakinkan dan mengamankan keunggulan layak pada leg pertama, berkat gol dari Doue dan Kvaratskhelia.
PSG memegang kendali permainan hampir sepanjang laga dan membuat Liverpool kesulitan berkembang di lini depan. Jamie Carragher ikut menyoroti performa The Reds dengan menyebut Arne Slot “sangat salah” secara taktik, sementara Virgil van Dijk menegaskan timnya harus tampil “absolutely spot on” bila ingin membalikkan keadaan.
Sorotan lain dari panggung Eropa
Selain dua hasil besar itu, Real Betis juga membawa pulang hasil positif setelah menahan Braga 1-1 di leg pertama Liga Europa. Cucho Hernández mencetak penalti yang menjaga peluang Betis tetap hidup dalam persaingan menuju fase berikutnya.
Di sisi lain, Hansi Flick mempertanyakan keputusan wasit terkait insiden handball yang tidak berujung kartu merah dalam laga Barcelona melawan Atletico. Ia meragukan fungsi VAR setelah Marc Pubill lolos dari hukuman di momen yang menurutnya layak ditinjau lebih keras.
Barcelona kini wajib mencari solusi cepat jika ingin mengejar defisit dua gol pada leg kedua, terutama setelah kehilangan salah satu pemain bertahan mudanya di laga yang sangat menentukan. Atletico, sementara itu, sudah memegang kendali penuh atas nasib mereka setelah pulang dengan kemenangan penting dari markas raksasa Spanyol tersebut.





