Chivu Minta Respon Serius Inter Usai Melihat Kepahitan Besar Hadapi Atletico

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengungkapkan ada rasa kepahitan yang mendalam pada para pemainnya setelah kekalahan di Liga Champions melawan Atletico Madrid. Kekalahan tersebut merupakan yang pertama bagi Inter di fase grup musim ini, terjadi berkat gol menit akhir Jose Maria Gimenez yang membawa Atletico menang 2-1 di Wanda Metropolitano.

Chivu menilai hasil tersebut sangat menyakitkan karena menurutnya Inter tidak layak kalah. Ia menambahkan bahwa timnya harus segera bereaksi dan melakukan segala cara untuk keluar dari situasi sulit ini. Pelatih asal Rumania tersebut menuntut timnya menunjukkan urgensi lebih tinggi dan ketajaman dalam penyelesaian akhir.

Chivu menyoroti pentingnya pemain tidak menunggu bola datang kepada mereka. “Kalau kita menunggu, lawan punya waktu untuk kembali ke posisi dan mengatur serangan balik,” ujarnya. Selain itu, ia meminta para pemain lebih giat dalam mempertahankan bola di zona tengah agar tidak mudah kehilangan bola dan terkena serangan balik berbahaya.

Dalam dua pertandingan terakhir termasuk kekalahan dari AC Milan di Serie A akhir pekan lalu, Inter sebenarnya menunjukkan performa yang cukup baik. Namun, hasilnya tetap negatif yakni dua kekalahan beruntun tanpa mendapatkan poin. Chivu menegaskan perlunya kesadaran penuh dari pemain bahwa mereka harus bekerja lebih keras, mengerjakan tugas yang kurang menarik, dan tidak takut untuk melakukan “pekerjaan kotor” di lapangan.

Saat ini Inter berada di peringkat keempat klasemen Serie A, terpaut empat poin dari pemimpin klasemen AC Milan. Ini menjadikan pertandingan melawan Pisa nanti sebagai momentum penting untuk menjaga tekanan di puncak dalam persaingan juara yang makin ketat. Pisa saat ini berada di posisi ke-17, tetapi Inter tetap tidak boleh meremehkan lawannya.

Berikut beberapa poin penting mengenai kondisi dan prediksi laga Inter vs Pisa:
1. M’Bala Nzola dari Pisa telah mencetak tiga gol di Serie A musim ini, semua saat bertanding tandang.
2. Lautaro Martinez, kapten Inter, belum mencetak gol dalam empat pertandingan terakhir melawan tim papan bawah.
3. Inter pernah menang di lima pertemuan terakhir melawan Pisa di Serie A, yang terakhir pada Maret.
4. Inter hanya kebobolan dua gol dari tim di posisi bawah klasemen musim ini, jumlah terbaik bersama Cremonese.
5. Peluang menang Inter menurut data OPTA adalah sebesar 68,6%, jauh di atas Pisa yang hanya 12,8%.

Chivu dan timnya kini harus fokus membalikkan tren negatif agar tetap kompetitif di dua kompetisi utama yakni Serie A dan Liga Champions. Tekanan untuk segera bangkit sangat besar mengingat target juara dan konsistensi performa yang diharapkan oleh para pendukung setia Nerazzurri.

Berita Terkait

Back to top button