
Antonio Conte kembali melontarkan kritik pedas terkait krisis cedera yang menimpa Napoli musim ini. Pelatih tersebut menyebut kondisi cedera yang dialami para pemainnya sebagai “absurd” dan menjadi cermin buruknya kebijakan transfer klub.
Napoli baru saja meraih kemenangan tipis 3-2 atas Genoa berkat penalti Rasmus Hojlund di menit akhir. Namun, Conte masih harus kehilangan sejumlah pemain inti penting seperti Kevin De Bruyne yang masih cedera. Romelu Lukaku juga cuma jadi pemain cadangan tanpa kesempatan bermain.
Masalah cedera bertambah serius setelah Scott McTominay, yang mencetak gol spektakuler di babak pertama, terpaksa ditarik keluar. Juan Jesus bahkan menerima kartu merah di babak kedua, memperberat beban Napoli. Kondisi ini membuat Conte kembali mempertanyakan komposisi skuad Napoli.
Menurut Conte, masalah muncul dari strategi transfer Napoli yang cenderung mengurangi opsi pemain cadangan. “Kita harus jujur menilai ulang bagaimana kita membangun tim ini. Dibandingkan klub lain, skuad kami sangat terbatas,” ucapnya dalam wawancara dengan DAZN. Dia menambahkan bahwa akademi muda juga sulit menjadi solusi cepat.
Beberapa pemain kunci seperti Frank Anguissa belum pulih total, Billy Gilmour dan De Bruyne sedang mengalami masalah pascaoperasi. Sedangkan Lukaku sudah lama absen, dan Giovanni Di Lorenzo dipastikan menepi selama dua bulan ke depan. Kondisi McTominay pun masih belum pasti.
Conte tetap berusaha memotivasi para pemain tersisa untuk menghadapi laga berikutnya, terutama menghadapi Como di Coppa Italia. Namun, peluang Napoli mempertahankan gelar dianggap sulit. Menurut model komputer Opta, tim Conte hanya memiliki peluang 4,1% untuk juara Serie A kembali.
Napoli kini bertengger di posisi ketiga, tertinggal enam poin dari pimpinan klasemen Inter Milan. Sementara itu, Genoa yang berada di peringkat ke-14 menghindari zona degradasi dengan keunggulan lima poin. Namun, pelatih Genoa, Daniele De Rossi, sangat kecewa dengan penalti yang diberikan untuk Napoli.
De Rossi mengkritik regulasi penalti yang semakin membingungkan dan disebutnya merusak gaya sepak bola. Ia mengeluhkan ketidakjelasan kriterianya dan mengatakan, “Sepak bola yang saya mainkan sudah hilang.” Ia bahkan menyuruh para pemainnya untuk menghindari tackling keras demi menghindari pelanggaran.
Kritik keras Conte terhadap transfer dan masalah cedera Napoli ini memperlihatkan betapa pentingnya manajemen tim yang matang di tengah persaingan Serie A yang ketat. Klub harus merancang strategi perekrutan dan penanganan kesehatan pemain lebih efektif untuk menjaga konsistensi performa.





