
Juan Jesus, bek Napoli, mengungkapkan bahwa legenda Serie A seperti Giorgio Chiellini dan Lucio kemungkinan besar akan sering absen karena suspensi jika bermain di era sepak bola modern saat ini. Ia menilai bahwa gaya permainan fisik yang menjadi ciri para bek legendaris tersebut sangat sulit diterima pada aturan dan wasit masa kini.
Bek asal Brasil ini mendapatkan kartu merah pada laga Napoli melawan Genoa setelah menerima dua kartu kuning. Meskipun demikian, Juan Jesus tetap tersedia untuk pertandingan Coppa Italia melawan Como. Dalam wawancara dengan Sport Mediaset, Juan Jesus menyoroti kualitas kepemimpinan wasit di Italia yang menurutnya mengalami kemunduran.
Ia menyebut bahwa meski ada teknologi bantu wasit seperti VAR, kontroversi mengenai penalti, kartu kuning, dan kartu merah justru semakin banyak terjadi. Juan Jesus menyatakan bahwa sepak bola kini terlalu sering dihentikan hanya karena kontak fisik kecil, yang membuat permainan kurang mengalir dan mengurangi semangat pertandingan.
Bek Napoli ini membandingkan pengalamannya di dua era berbeda bersama pemain-pemain bertahan keras seperti Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, Walter Samuel, dan Lucio. Ia mengingat bahwa para bek tersebut sangat menyukai duel fisik dan jika bermain di masa sekarang, mereka kemungkinan harus menjalani suspensi berkali-kali karena aturan yang ketat.
Berikut ini poin-poin penting yang dikemukakan Juan Jesus terkait kondisi wasit dan aturan di Serie A saat ini:
1. Kualitas kepemimpinan wasit mengalami kemunduran meskipun ada teknologi bantu.
2. Kontroversi soal keputusan penalti dan kartu semakin sering terjadi.
3. Aturan yang terlalu ketat membuat kontak fisik yang seharusnya wajar menjadi pelanggaran.
4. Legenda pertahanan yang bermain sangat fisik akan terdampak suspensi berkala.
5. Sepak bola modern harus mempertimbangkan keseimbangan antara ketegasan aturan dan kelangsungan gairah permainan.
Napoli sendiri masih berusaha meneruskan kesuksesan mereka setelah memenangkan Supercoppa Italiana pada bulan Desember. Klub ini berhasil lolos ke perempat final Coppa Italia usai menyingkirkan Cagliari melalui adu penalti. Namun, mereka masih harus menghadapi tantangan serius untuk mencapai semifinal, sebuah pencapaian yang belum diraih sejak musim 2020-21.
Pendapat Juan Jesus membuka diskusi penting tentang bagaimana evolusi aturan dan kepemimpinan wasit memengaruhi wajah sepak bola Italia. Hal ini juga mencerminkan perubahan gaya permainan dan tantangan bagi para pemain bertahan legendaris jika diterapkan pada kompetisi modern.





