
Cristian Chivu memberikan pembelaan terhadap Alessandro Bastoni setelah Inter Milan meraih kemenangan 3-2 atas Juventus yang diwarnai kontroversi kartu merah Pierre Kalulu. Pelatih Inter Milan itu menilai insiden tersebut merupakan sentuhan ringan yang tetap harus diakui oleh wasit.
Dalam wawancara dengan Sky Sport, Chivu menjelaskan bahwa Bastoni hanya bersentuhan dengan tangan lawan karena mencapai bola lebih dulu. Ia menilai keputusan wasit mengeluarkan kartu kuning kedua bagi Bastoni adalah sesuatu yang harus dipahami, mengingat pemain itu berpengalaman dan seharusnya menghindari kontak seperti itu.
Chivu Jelaskan Keputusan Mengganti Bastoni
Chivu juga mengungkapkan alasannya mengganti Bastoni di babak pertama. "Saya menggantinya karena saya khawatir dengan pergerakan Francisco Conceição. Jika saya tahu Bastoni akan diganti di babak pertama, mungkin saya biarkan dia tetap bermain," kata Chivu.
Kemenangan ini menjadi yang pertama kalinya Inter menang atas Juventus dalam dua tahun terakhir. Chivu menilai para pemain menunjukkan semangat dan tekad yang luar biasa dalam pertandingan tersebut. "Saya bangga dengan karakter tim dan usaha meraih kemenangan atas Juventus yang memang sulit ditaklukkan sejak kedatangan pelatih Luciano," ujarnya.
Dampak Kemenangan dan Evaluasi Performa
Kemenangan membuat Inter kembali berpeluang bersaing dalam perebutan gelar lebih awal. Namun, Chivu tetap menilai performa tim belum maksimal. "Kami kurang energi dan kejelasan untuk menerapkan permainan. Namun, kemenangan adalah yang terpenting karena beban tidak menang atas tim besar selama dua tahun terasa berat," jelasnya.
Chivu juga memberikan pujian kepada Juventus yang tetap mampu menyulitkan meski bermain dengan sepuluh orang. Menurutnya, Inter semestinya bisa mengelola pertandingan lebih baik setelah unggul 2-1 namun justru sempat kesulitan menang.
Reaksi Pemain dan Kontroversi Kartu Merah
Yann Bisseck, bek Inter, mengaku tidak melihat insiden kartu merah Kalulu dan sulit berkomentar soal keputusan wasit tersebut. Ia mengakui tim harus memperbaiki permainan dan merasa gembira dengan kemenangan yang diraih.
Sementara itu, Piotr Zielinski yang mencetak gol penentu kemenangan menegaskan bahwa keberhasilan itu hasil kerja keras seluruh tim. Ia merasa bangga bisa mengalahkan rival besar seperti Juventus yang notabene tim kuat.
Dengan segala dinamika dan kontroversi yang terjadi, Inter Milan berhasil membawa pulang tiga poin penting. Chivu berharap kemenangan ini menjadi momentum untuk tampil lebih konsisten ke depannya.





