
Roma attacker Donyell Malen tampil impresif dengan mencetak dua gol dalam laga imbang 2-2 melawan Napoli pada Minggu malam. Ia mengaku pencapaian itu bukanlah hal yang mengejutkan karena sudah yakin dengan kemampuannya bermain di Serie A.
Malen, yang baru bergabung dari Aston Villa pada bulan Januari, mengatakan kepada Sky Italia bahwa ia sudah mengenal kualitas dirinya sendiri. “Saya tahu bisa tampil baik di Italia meski terkadang ruang bermain lebih sempit,” ujar Malen.
Posisi Ideal dan Permainan Malen
Pemain berusia muda ini mengaku lebih nyaman dan berbahaya saat dimainkan sebagai penyerang tengah. Malen menilai posisi itu adalah yang terbaik untuk menampilkan performa maksimal dan mencetak gol. “Saya sudah mencoba berbagai peran, tapi yang paling saya sukai adalah sebagai centre-forward,” jelasnya.
Ketika ditanya tentang instruksi pelatih Gian Piero Gasperini yang meminta agar ia juga aktif membantu bertahan, Malen menegaskan lebih suka fokus di lini depan. “Saya lebih suka tetap di depan daripada turun membantu bertahan,” katanya.
Dampak Malen di Roma
Bergabungnya Malen sejak Januari memberi efek signifikan bagi Roma dalam menguatkan lini serang. Gol-golnya menjadi kunci bagi Roma untuk meraih poin dalam pertandingan sulit melawan Napoli. Penampilan tersebut juga semakin meyakinkan bahwa transfer Malen adalah keputusan tepat bagi Roma.
Fakta Singkat tentang Donyell Malen di Serie A
- Bergabung dengan Roma pada Januari dari Aston Villa.
- Posisi terbaik sebagai centre-forward.
- Mencetak dua gol penting dalam laga melawan Napoli.
- Memiliki keyakinan kuat bisa sukses di Liga Italia.
- Memprioritaskan tampil menyerang dibandingkan turun membantu bertahan.
Penampilan Malen menunjukkan bahwa ia mampu beradaptasi dengan cepat dan mengambil peran krusial di kompetisi yang ketat seperti Serie A. Keyakinannya akan kemampuan sendiri menjadi modal utama dalam perjalanan kariernya bersama Roma.





