
Luciano Spalletti mengecam performa Juventus setelah mereka kalah telak 5-2 dari Galatasaray di leg pertama play-off Liga Champions. Pelatih Juventus menilai timnya telah mengambil "tiga langkah mundur" dalam pertandingan tersebut, yang semakin memperkecil peluang mereka melaju ke babak 16 besar.
Juventus juga mencatat sejarah buruk dengan menerima kartu merah ke-30 mereka di Liga Champions, sementara Juan Cabal menjadi pemain pengganti keempat Juventus yang diusir dari pertandingan, rekor terbanyak untuk satu tim di kompetisi ini. Di sisi lain, Juventus belum pernah menang dalam empat laga tandang melawan Galatasaray di Liga Champions, dengan rekor satu imbang dan tiga kalah.
Kekalahan dan Kartu Kuning Beruntun
Spalletti menyebut timnya sempat mencoba memperbaiki keadaan selepas babak pertama, namun karakter permainan mereka justru menurun drastis. “Ini bukan satu langkah mundur, tapi tiga langkah mundur malam ini,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia. Ia menyoroti keputusan pergantian pemain yang seharusnya mencegah pemain seperti Andrea Cambiaso mendapatkan kartu kedua, tapi malah masalah bertambah ketika Juan Cabal mendapat dua kartu kuning dalam waktu singkat.
Kesalahan Fatal di Tengah Tekanan
Gol keempat Galatasaray terjadi akibat kesalahan pemain Juventus yang terlalu banyak bermain bola di kotak penalti sendiri. "Saya ingin mereka bermain bola pada situasi normal, tapi saat bahaya sangat besar, seharusnya bola dihalau jauh," ujar Spalletti. Ia menegaskan bahwa terkadang tim perlu menghilangkan tekanan dengan mengoper bola jauh, bukan selalu mencari konstruksi serangan.
Dampak Kartu dan Atmosfer Pertandingan
Kondisi bermain dengan sepuluh pemain membuat Juventus semakin sulit beradaptasi. Spalletti menjelaskan, pergantian pemain yang dimaksudkan untuk mengurangi tekanan malah berakhir dengan kartu kuning ganda untuk pengganti tersebut. "Itu membuat segalanya lebih sulit, di luar kartu-kartu, seluruh tim mundur beberapa langkah dalam berbagai aspek."
Rekor Buruk Juventus di Markas Galatasaray
Juventus kini memiliki catatan yang mengkhawatirkan saat bertandang ke markas Galatasaray. Berikut statistik kunci dalam sejarah pertemuan mereka di Liga Champions:
- Total pertandingan tandang: 4
- Kemenangan Juventus: 0
- Hasil imbang: 1
- Kekalahan Juventus: 3
Kekalahan ini jelas menjadi peringatan bagi Juventus untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh demi menghindari kegagalan lebih lanjut di fase grup Liga Champions. Spalletti menuntut peningkatan karakter dan kedisiplinan agar langkah mundur yang terjadi tidak berlanjut pada hasil akhir musim ini.





