Knutsen Tanggapi Kritik Inter: “Kami Juga Belum Terbiasa Main di San Siro”

Kjetil Knutsen menanggapi keluhan Inter Milan terkait kondisi lapangan buatan di Aspmyra Stadion menjelang leg kedua babak play-off Liga Champions. Pelatih Bodo/Glimt itu menyatakan timnya juga tidak terbiasa bermain di lapangan San Siro, kandang Inter.

Bodo/Glimt kini berada di ambang lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah menang 3-1 di leg pertama. Gol dari Sondre Brunstad Fet, Jens Petter Hauge, dan Kasper Høgh membawa mereka mencatat sejarah sebagai tim Norwegia pertama yang menang di babak gugur Liga Champions.

Respons Knutsen Terhadap Keluhan Inter

Inter sebelumnya mengeluhkan kondisi lapangan sintetis di Aspmyra yang dianggap tidak ideal. Namun Knutsen mengabaikan keluhan tersebut dan fokus pada performa tim. "Tidak ada yang bisa saya lakukan soal itu. Kami hanya fokus pada yang bisa kami kendalikan," ujarnya.

Knutsen juga menutupi kritikan dengan membandingkan situasi lawan mereka. “Manchester City bahkan tidak masalah dengan lapangan kami, dan kami pun tidak terbiasa dengan rumput San Siro,” tambahnya.

Knutsen menilai membahas faktor lain di luar permainan seperti lapangan atau cuaca tidak bijak. “Fokus pada hal-hal yang tidak berhubungan dengan sepak bola justru mengganggu performa kita,” katanya.

Bodo/Glimt dan Perjalanan Sejarah di Liga Champions

Bodo/Glimt menarik perhatian besar musim ini dan berpeluang menjadi tim Norwegia pertama lolos babak gugur sejak Lillestrom pada era 80-an. Di fase grup, mereka juga mengalahkan klub-klub besar seperti Manchester City dan Atletico Madrid.

Jurgen Klopp, mantan pelatih Liverpool, memuji gaya permainan Bodo/Glimt dan menyebut performa mereka “gila.” Knutsen mengaku terinspirasi oleh Klopp dan Liverpool dalam membangun identitas tim.

“Kami memilih jalan yang menuntut pelatihan keras dan intensitas tinggi di lapangan,” kata Knutsen. “Ritme pertandingan sangat menentukan, dan kami meniru banyak hal dari Liverpool.”

Detail Penting Lainnya

  1. Lautaro Martinez, kapten Inter, cedera betis di leg pertama dan dipastikan absen beberapa pekan.
  2. Bodo melanjutkan tren kemenangan beruntun melawan klub dari lima liga besar Eropa.
  3. Tim Norwegia ini mengusung gaya permainan cepat, agresif, dan terstruktur.

Knutsen tetap optimistis dengan persiapan timnya menjelang pertandingan di kandang Inter. Fokus utama Bodo adalah menjaga konsistensi tanpa terpengaruh isu eksternal. Dengan fokus tersebut, peluang mereka untuk mencetak sejarah semakin terbuka lebar.

Exit mobile version