Inter Kalah di Kandang, Bodo Glimt Lolos ke Perempat Final Liga Champions dengan Agregat 5-2

Inter Milan secara mengejutkan tersingkir dari Liga Champions usai kalah 1-2 dari Bodo/Glimt di San Siro. Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Nerazzurri dengan agregat 2-5 dan memastikan tim Norwegia melaju ke babak 16 besar untuk pertama kalinya.

Bodo/Glimt tampil impresif sepanjang pertandingan dan sukses mempermalukan salah satu finalis musim lalu. Jens Petter Hauge menjadi bintang dengan membuka gol dan membantu gol kedua yang dicetak Håkon Evjen dalam pertandingan penting ini.

Perjalanan Pertandingan

Inter yang diunggulkan sebagai juara tiga kali Liga Champions memulai dengan tekanan besar di depan suporternya sendiri. Mereka mendominasi penguasaan bola dan melancarkan banyak serangan sepanjang babak pertama.

Namun, pertahanan solid dan reaksi gemilang kiper Bodo, Nikita Haikin, menggagalkan peluang Federico Dimarco dan Davide Frattesi. Haikin melakukan dua penyelamatan krusial yang membuat Inter frustrasi.

Pada menit ke-58, kesalahan bek Inter, Manuel Akanji, dimanfaatkan dengan baik oleh Ole Didrik Blomberg. Meski tembakan pertama Blomberg diblok oleh kiper Yann Sommer, Hauge sigap menyambar rebound untuk membawa Bodo unggul.

Tensi pertandingan semakin memanas ketika Hauge memberikan assist untuk gol kedua Evjen pada menit ke-72. Gol tersebut memupus harapan Inter, meski Bastoni sempat memperkecil kedudukan empat menit kemudian.

Fakta Penting Pertandingan

  1. Bodo/Glimt menjadi debutan yang berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Champions.
  2. Inter Milan memiliki keunggulan 10 poin di puncak klasemen Serie A saat ini.
  3. Klub Norwegia ini sebelumnya sudah mengalahkan Manchester City dan Atletico Madrid di fase grup.
  4. Skor agregat akhir 5-2 menunjukkan dominasi Bodo dalam dua leg pertandingan.

Susunan Pemain dan Perubahan

Inter memainkan starting XI yang terdiri dari Yann Sommer, Zielinski, Dimarco, Barella, Akanji, Thuram, Bastoni, Frattesi, Bisseck, Luis Henrique, dan Pio Esposito. Sementara Bodo mengandalkan Patrick Berg, Sondre Brunstad Fet, Jostein Gundersen, Nikita Haikin, Fredrik Bjørkan, Jens Petter Hauge, Håkon Evjen, Odin Bjørtuft, Kasper Høgh, Ole Didrik Blomberg, dan Fredrik Sjövold.

Pelatih Inter masih memiliki opsi pengganti seperti Darmian dan Mkhitaryan, namun perubahan tak mampu mengubah hasil negatif. Di sisi lain, Bodo konsisten mempertahankan taktik dan semangat juang sepanjang pertandingan.

Bodo/Glimt kini menanti pemenang antara Manchester City dan Sporting dalam babak 16 besar. Kemenangan ini menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Liga Champions dan menegaskan bahwa tim kecil pun mampu mengalahkan raksasa di panggung Eropa.

San Siro, yang biasanya menjadi benteng kokoh Inter, kali ini menjadi saksi bisu eliminasi mengejutkan. Nerazzurri harus fokus kembali ke kompetisi domestik setelah gagal melangkah jauh di kompetisi tertinggi antarklub Eropa.

Berita Terkait

Back to top button