
Davide Ancelotti, asisten pelatih tim nasional Brasil, mengungkapkan keinginannya untuk bekerja di Serie A Italia. Ia saat ini fokus mendampingi ayahnya, Carlo Ancelotti, di tim nasional Brasil setelah sebelumnya sempat melatih klub Botafogo selama enam bulan.
Dalam wawancara dengan Sky Italia, Davide menyatakan rencana untuk kembali menjadi pelatih utama usai Piala Dunia. Ia menjelaskan bahwa meskipun sudah memiliki pengalaman di Botafogo, yang berhasil membawa tim tersebut lolos ke Copa Libertadores, ia masih terbuka untuk memulai karier kepelatihan di berbagai negara.
Pengalaman dan Keinginan Davide Ancelotti
- Mendampingi Carlo Ancelotti di Real Madrid dan tim nasional Brasil
- Menjadi pelatih utama Botafogo selama enam bulan
- Mampu memenuhi target klub dengan membawa Botafogo ke kompetisi internasional
- Terbuka untuk peluang melatih di luar Brasil atau Italia
Davide juga mengungkapkan kerinduannya pada tanah kelahiran. Ia mengaku sudah lama tidak berbicara dalam bahasa Italia secara resmi. "Saya tumbuh besar di Italia, pernah bermain dan mengamati ayah saya melatih di AC Milan. Saya ingin menjalani karier saya di Italia," ujarnya.
Keinginan untuk kembali ke Italia menunjukkan bahwa meski memiliki pengalaman internasional yang luas, Serie A tetap menjadi pilihan utama bagi Davide untuk mengembangkan kariernya. Pengalamannya mengikuti jejak ayahnya di klub-kub Serie A bisa menjadi nilai tambah dalam pencarian peluang di liga tersebut.
Davide juga menegaskan kesiapan untuk bekerja di berbagai negara. Perjalanan bersama ayahnya yang telah mengantarkannya ke banyak tempat melatih membuatnya percaya diri memulai karier kepelatihan di ranah internasional. Hal ini membuka peluang bagi klub-klub Serie A maupun kompetisi lain untuk mempertimbangkan jasa pelatih muda ini.
Dengan latar belakang keluarga yang kuat dan pengalaman bermain serta melatih di tingkat tinggi, Davide Ancelotti memiliki potensi besar untuk berkontribusi di dunia sepak bola Italia. Serie A, sebagai liga top Eropa, bisa menjadi panggung ideal bagi Davide untuk mewujudkan ambisinya.





