
Maurizio Sarri menyatakan bahwa Lazio sebenarnya bisa pulang dengan kemenangan dalam leg pertama semifinal Coppa Italia melawan Atalanta jika para pendukung mereka hadir di stadion. Pertandingan yang berlangsung di Stadio Olimpico pada Rabu malam berakhir imbang 2-2, dengan mayoritas fans Lazio tetap melakukan protes terhadap presiden klub Claudio Lotito dari luar stadion.
Suasana di Olimpico sangat berbeda karena hanya sekitar 5.000 tiket yang terjual dan hampir seluruh tribun kosong. Meskipun demikian, para fans di luar stadion tetap memberikan dukungan yang terdengar jelas, namun Sarri menyayangkan situasi tersebut.
Dampak Tanpa Suporter dalam Stadion
Lazio dua kali memimpin melalui gol Fisayo Dele-Bashiru menit ke-46 dan Boulaye Dia menit ke-86. Namun Atalanta berhasil menyamakan skor melalui Mario Pasalic dan Yunus Musah. Sarri menilai dukungan suporter di tribun sangat berpengaruh terhadap performa tim.
“Sungguh menyedihkan untuk diakui, tapi tim sudah mulai terbiasa dengan kondisi ini di stadion,” ujar Sarri. “Jika ada 45.000 penonton di tribun, mungkin kami bisa membawa pulang kemenangan malam ini.”
Tantangan Leg Kedua di Bergamo
Pelatih Lazio itu tetap puas dengan kualitas permainan anak asuhnya meski hasil akhir kurang memuaskan. Dia mengakui pertandingan leg kedua di Bergamo nanti akan sulit.
“Kami tahu leg kedua akan jadi pertempuran berat, bahkan jika membawa keuntungan satu gol. Kami akan berjuang untuk lolos dan jika bermain seperti tadi malam, kami yakin bisa melakukannya.”
Pandangan Pelatih Atalanta
Raffaele Palladino, pelatih Atalanta, merasa puas dengan hasil imbang tersebut. Dia menyebut pertandingan berjalan seimbang dan menghibur, penuh tekanan dari dua tim yang berkualitas.
“Ini baru babak pertama semifinal, leg kedua akan berlangsung di kandang kami. Kedudukan kini 50-50 dan kami bertekad lolos ke final,” ujar Palladino optimis. “Kami akan mendapatkan kepercayaan diri dari pertandingan ini.”
Jadwal Laga Penentu
Leg kedua semifinal Coppa Italia akan digelar pada 21 April di New Balance Arena, Bergamo. Pemenangnya akan menghadapi juara antara Inter atau Como di final yang dijadwalkan pada Mei. Pertandingan ini sangat penting karena menjadi penentu siapa yang akan melaju ke babak puncak kompetisi.





