
Luka Modric menegaskan bahwa dirinya bahagia bermain untuk AC Milan dan membantah rumor kepulangannya ke Real Madrid. Gelandang asal Kroasia ini menegaskan komitmennya setelah bergabung dengan klub Serie A tersebut secara gratis.
Modric meninggalkan Real Madrid setelah 13 musim penuh prestasi di LaLiga. Selama kariernya di Madrid, ia tampil dalam 394 pertandingan dan menyumbang 30 gol serta 63 assist.
Prestasi Modric di Madrid
Modric memenangkan empat gelar LaLiga dan enam trofi Liga Champions bersama Los Blancos. Ia dikenal sebagai bagian kunci lini tengah bersama Casemiro dan Toni Kroos di bawah pelatih seperti Zidane dan Ancelotti.
Pada akhir karier Madridnya, Modric tampil di Piala Dunia Antarklub lalu langsung bergabung dengan Milan. Di klub barunya, ia kini menjadi pemain vital di lini tengah.
Klarifikasi Mengenai Rumor Kembali ke Madrid
Modric juga menanggapi spekulasi terkait kemungkinan kepindahan pelatih Milan, Massimiliano Allegri, ke Madrid. Ia menyatakan bahwa rumor tersebut sama sekali tidak berpengaruh pada dirinya.
"Rumor selalu ada, tapi saya tidak tertarik," ujar Modric. "Saya sangat bahagia di Milan."
Peran dan Performa Modric di Milan
Secara statistik, Modric mencatatkan 1.603 operan dengan akurasi 90,7%. Di Serie A musim ini, hanya Manuel Locatelli yang memiliki jumlah operan lebih banyak dengan 1.749 operan.
Pada laga penting melawan rival sekota, Inter Milan, Modric mencatatkan distribusi bola terbanyak dengan 77 sentuhan dan 57 operan sukses. Ia juga berhasil memenangkan dua tekel dalam pertandingan tersebut.
Modric terus menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang kelas dunia sejak bergabung dengan Milan. Hal ini menguatkan posisinya dan menghilangkan spekulasi kepindahan ke klub lamanya di Spanyol.





