
Tottenham Hotspur masih mencari sosok baru sebagai Sporting Director setelah kepergian Fabio Paratici pada bulan Januari. Klub London utara itu dikabarkan tengah mempertimbangkan Kyriakos Dourekas, yang saat ini menjabat sebagai Sporting Director di klub Saudi Neom SC sejak awal tahun ini.
Dourekas memiliki pengalaman panjang dalam dunia sepakbola Eropa, terutama selama 25 tahun di Olympiakos dan terakhir di Nottingham Forest hingga awal tahun ini. Tottenham berupaya memperkuat struktur organisasi mereka di tengah perjuangan menjaga posisi aman di papan atas Premier League.
Di sisi lain, Newcastle United menunjukkan ketertarikan pada gelandang Monaco, Lamine Camara, sebagai bagian dari persiapan mereka untuk musim mendatang. Camara, gelandang asal Senegal berusia 22 tahun, telah tampil impresif di Ligue 1 dengan 17 pertandingan, mencetak empat assist, dan dianggap sebagai opsi potensial untuk menggantikan Sandro Tonali.
Namun, Monaco dikabarkan akan membuka negosiasi transfer hanya jika tawaran sesuai dengan nilai pemain. Selain Newcastle, adanya minat dari beberapa klub Premier League lain membuat persaingan untuk mendapatkan jasa Camara cukup ketat.
Sementara itu, Inter Milan juga aktif membidik pemain muda bertalenta sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang tim. Joel Ordóñez, bek tengah asal Ekuador yang bermain untuk Club Brugge, masuk dalam daftar prioritas.
Usia Ordóñez yang masih 21 tahun serta kemampuan fisik dan kesadaran defensifnya membuatnya menjadi kandidat pengganti potensial Stefan de Vrij. Namun, Inter harus menyiapkan dana sekitar 30 juta euro untuk meyakinkan Club Brugge melepas pemain ini.
Berikut rangkuman tiga klub besar Eropa yang sedang aktif bergerak di bursa transfer:
- Tottenham Hotspur: Mencari Sporting Director baru, evaluasi Kyriakos Dourekas dari Saudi Neom SC.
- Newcastle United: Memantau potensi transfer Lamine Camara dari Monaco untuk memperkuat lini tengah.
- Inter Milan: Target Joel Ordóñez dari Club Brugge sebagai bek masa depan dengan nilai transfer tinggi.
Ketiga klub ini menunjukkan dinamika berbeda dalam rangka membangun tim mereka menjelang musim baru. Tottenham fokus pada manajemen dan kestabilan organisasi, sedangkan Newcastle dan Inter aktif mencari talenta muda untuk meningkatkan kualitas skuad.
Upaya pencarian talenta dan perubahan struktural tersebut menjadi bagian dari strategi klub-klub besar Eropa dalam menjaga daya saing mereka di kompetisi domestik dan internasional dalam beberapa bulan mendatang.





