
AC Milan gagal memetik kemenangan saat bertandang ke Stadio Olimpico, kalah 0-1 dari Lazio. Kekalahan ini membuat mereka kehilangan kesempatan untuk memperkecil jarak poin dari Inter Milan dalam persaingan gelar Serie A.
Inter Milan yang sebelumnya hanya bermain imbang dengan Atalanta memberikan peluang besar bagi AC Milan untuk mendekat di puncak klasemen. Namun, Lazio yang berada di posisi tengah klasemen tampil lebih mengancam sejak awal pertandingan dan berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut.
Lazio unggul di menit ke-26 melalui gol Gustav Isaksen. Pemain asal Denmark itu memanfaatkan umpan panjang Adam Marusic dan mengalahkan pertahanan AC Milan sebelum menuntaskan dengan tendangan kaki kiri yang mengoyak gawang Mike Maignan. Gol ini menjadi penentu kemenangan bagi Lazio hingga akhir laga.
AC Milan berusaha membalas, namun serangan yang dibangun kurang efektif dan kerap gagal memecah kebuntuan. Christian Pulisic mendapat peluang emas di babak kedua, tetapi tendangannya berhasil ditepis dengan baik oleh Edoardo Motta. Kesempatan lain dari Youssouf Fofana juga mampu digagalkan kiper Lazio tersebut.
Rafael Leao yang menjadi andalan serangan AC Milan diganti menjelang akhir babak kedua setelah menunjukkan frustrasi di lapangan dan beradu emosi dengan pelatih Massimiliano Allegri. Pergantian ini memperlihatkan tekanan besar yang dirasakan skuad Rossoneri menghadapi laga penting ini.
Berikut beberapa catatan penting dari pertandingan tersebut:
1. Lazio bangkit meraih dua kemenangan beruntun di Serie A untuk pertama kalinya sejak Februari.
2. Kekalahan ini merupakan kekalahan tandang pertama AC Milan dalam liga musim ini.
3. AC Milan tertinggal delapan poin di belakang Inter Milan di klasemen sementara Serie A.
4. Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, mendapatkan kartu merah di masa tambahan waktu.
Meskipun kalah, Milan tetap berusaha memberikan tekanan di babak akhir dengan memasukkan Christopher Nkunku yang tampil agresif. Namun, upaya ini gagal mengubah hasil akhir pertandingan.
Kemenangan ini menjadi momen positif bagi Lazio yang sempat dihantam masalah di luar lapangan dan kini berhasil naik satu posisi ke peringkat kesembilan klasemen Liga Italia. Sedangkan AC Milan harus segera bangkit dan mempertajam performa jika ingin kembali bersaing meraih scudetto.
Data dan analisis pertandingan turut mengonfirmasi dominasi Lazio secara taktis dan efektifitas penyelesaian akhir yang menentukan jalannya laga. Gol tunggal Isaksen tentu akan dikenang sebagai faktor penentu kemenangan penting di ajang Serie A kali ini.





