
Riccardo Calafiori, bek Arsenal, mengaku rindu dengan sinar matahari di kampung halamannya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa ia merasa bahagia bisa bermain untuk klub London tersebut.
Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Calafiori mengatakan, “Saya kangen dengan matahari dan ingin lebih sering bertemu keluarga serta teman-teman, tapi saya tidak mengeluh.” Ia juga mengapresiasi sikap berbeda antara Italia dan Inggris dalam menilai pemain.
Calafiori menyoroti budaya kritik di Italia yang lebih keras. “Di Italia, kita terbiasa untuk menganalisis, menghakimi, dan mengkritik. Saya menghargai bahwa situasinya berbeda di sini,” ujarnya.
Pemain yang sebelumnya membela Bologna ini menjelaskan alasan di balik keputusannya pindah ke Inggris. “Saya selalu bermimpi bermain di Inggris. Setelah Piala Eropa, nilai saya meningkat dan agen saya memberi tahu bahwa Arsenal sangat tertarik.”
Calafiori menerima tantangan bermain di liga yang dikenal sangat kompetitif. “Saya tahu ini adalah liga tersulit, tapi saya yakin bisa mundur selangkah jika memang perlu,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan rasa hormatnya terhadap klub barunya. “Arsenal adalah Arsenal, sebuah klub ikonik dan berbeda dari klub lain,” kata Calafiori menegaskan.
Berikut hal penting mengenai pandangan Calafiori tentang masa depannya di Arsenal:
1. Rindu suasana hangat dan keluarga di Italia meski menikmati pengalaman di Inggris.
2. Menghargai budaya sepak bola yang lebih suportif dan minim kritik di Inggris.
3. Memiliki impian sejak lama untuk bermain di Liga Inggris.
4. Mengakui bahwa Arsenal sebagai klub besar dengan reputasi tinggi.
5. Siap menghadapi tantangan kompetisi di liga paling kompetitif dunia.
Pernyataan Calafiori menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang bersama Arsenal. Meski rindu kampung halaman, ia menilai kesempatan berkarier di Inggris sangat berharga untuk masa depannya sebagai pesepakbola. Arsenal berharap bakat muda ini dapat berkontribusi lebih besar ke depannya.





