Pochettino Rindu Suasana dan Budaya Sepak Bola Inggris yang Khas

Mauricio Pochettino mengungkapkan kerinduannya pada budaya sepak bola di Inggris. Hal ini kembali disampaikan saat ia memberikan isyarat akan kemungkinan kembali ke Premier League.

Pochettino kini sedang mempersiapkan Tim Nasional Amerika Serikat untuk Piala Dunia. Meski fokus di sana, ia kerap menyatakan keinginannya untuk kembali berkarier sebagai manajer di Inggris.

Pengalaman dan Capaian di Premier League

Pochettino pernah tiga kali menjabat manajer di Premier League. Kariernya dimulai di Southampton sebelum menghabiskan lima tahun di Tottenham Hotspur.

Di Spurs, ia membawa tim ke final Liga Champions dan finis kedua di liga. Setelah itu, Pochettino sempat menjalani musim yang sulit bersama Chelsea.

Selama melatih Tottenham, ia memimpin 202 pertandingan Premier League. Jumlah ini merupakan yang terbanyak dibandingkan manager lain dalam sejarah klub tersebut.

Dari total pertandingan tersebut, Pochettino meraih 113 kemenangan, 43 hasil imbang, dan 46 kekalahan. Persentase kemenangan yang mencapai 56% menempatkannya di posisi ketiga tertinggi bagi manajer dengan lebih dari 10 pertandingan.

Alasan Ingin Kembali ke Inggris

Pochettino mengaku mencintai Inggris dan budaya sepak bolanya. "Untuk siapa saja yang memiliki semangat kompetitif dan ingin mengukur kemampuan diri, Inggris adalah tempat yang ideal," katanya.

Ia menegaskan, di sana pemain dan pelatih harus selalu memberikan yang terbaik. Budaya yang menuntut ini dianggapnya sangat sesuai dengan karakter dan ambisinya.

Bahkan, meski menolak tawaran melatih timnas Australia akhir musim lalu, Pochettino tetap membuka peluang untuk melatih klub Inggris. Kondisi Tottenham yang kini sedang mengalami kesulitan membuat desakan agar ia kembali semakin kuat.

Dengan semua pengalaman dan kecintaannya terhadap sepak bola Inggris, kemungkinan Pochettino kembali ke Premier League sangat dinantikan. Hal ini juga menunjukkan bagaimana budaya sepak bola Inggris tetap memiliki daya tarik besar bagi pelatih asing berkaliber dunia.

Exit mobile version