
Gianluigi Buffon mengumumkan mundur dari jabatan kepala delegasi tim nasional Italia usai menilai target utama tidak tercapai. Dalam pernyataan di media sosial, Buffon menegaskan bahwa Italia gagal kembali ke Piala Dunia, sehingga ia memilih membuka jalan bagi penggantinya untuk menentukan arah baru.
Buffon menyebut keputusan itu sebagai langkah tanggung jawab setelah jeda yang diminta sebelumnya untuk memberi ruang refleksi. Ia juga menegaskan bahwa dukungan terhadap skuad Azzurri tetap tidak berubah, meski masa tugasnya berakhir dengan rasa kecewa.
Alasan Buffon Mengundurkan Diri
Buffon mengatakan pengunduran dirinya sudah ia rasakan sebagai keputusan mendesak segera setelah laga melawan Bosnia berakhir. Menurut dia, perasaan itu muncul spontan bersama emosi dan kesedihan yang ia yakini dirasakan banyak pihak di sepak bola Italia.
Ia sempat diminta menunggu agar semua pihak bisa berpikir dengan tenang. Namun setelah Presiden Gravina memilih mundur, Buffon merasa punya kebebasan untuk mengambil langkah yang menurutnya paling tepat.
Target yang Tidak Tercapai
Dalam pernyataannya, Buffon menilai tim telah membangun banyak hal dalam hal semangat dan kekompakan bersama Rino Gattuso serta para staf. Meski begitu, ia menegaskan tujuan utama dalam waktu singkat yang tersedia tetap satu, yakni membawa Italia kembali ke Piala Dunia.
Berikut poin utama yang disampaikan Buffon:
- Italia gagal mencapai target lolos ke Piala Dunia.
- Ia menilai pengunduran diri sebagai bentuk tanggung jawab.
- Ia ingin penerusnya bebas menentukan sosok terbaik untuk perannya.
- Ia tetap mendukung proses pembenahan tim nasional Italia.
Peran Buffon di Struktur Tim Nasional
Buffon menjelaskan bahwa dirinya berupaya menjadi penghubung antarsektor dalam sistem tim nasional. Ia menyebut fokusnya bukan hanya pada tim senior, tetapi juga pada kelompok usia muda agar terbentuk jalur pembinaan yang lebih terstruktur.
Ia juga mendorong keterlibatan beberapa figur penting yang dinilai punya pengalaman kuat. Menurut Buffon, langkah itu dibuat untuk mendukung perubahan yang dibutuhkan dalam jangka menengah dan panjang.
Pesan untuk Masa Depan Azzurri
Buffon menegaskan keyakinannya pada meritokrasi dan pembagian peran yang spesifik. Ia menyerahkan penilaian atas kebijakan yang sudah diambil kepada pihak yang berwenang, seraya menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang ia dapatkan.
Dalam penutup pernyataannya, Buffon menyampaikan bahwa pengalaman tersebut tetap ia simpan di hati meski berakhir pahit. Ia menutup pesannya dengan dukungan untuk Italia, “Forza Azzurri selalu.”





