
Unai Emery ingin Aston Villa kembali menulis sejarah Eropa saat mereka bersiap menghadapi Bologna di perempat final Liga Europa. Pertemuan leg pertama akan digelar di Italia pada Kamis, dan Villa datang dengan modal kuat setelah menjadi favorit utama Opta untuk mengangkat trofi.
Emery menegaskan bahwa klub memiliki tanggung jawab untuk bersaing memperebutkan gelar karena Villa pernah menorehkan kejayaan di Eropa. Ia mengingat momen besar saat Aston Villa menjuarai European Cup pada 1982, yang menurutnya masih memberi beban sekaligus motivasi bagi skuad saat ini.
Ambisi Emery di panggung Eropa
Pelatih asal Spanyol itu punya rekam jejak luar biasa di kompetisi Eropa. Emery telah meraih empat gelar Liga Europa, lebih banyak daripada pelatih mana pun dalam sejarah kompetisi itu, termasuk era UEFA Cup, dan unggul atas Giovanni Trapattoni yang mengoleksi tiga trofi.
Emery menilai setiap kesempatan di Eropa selalu menghadirkan tantangan berbeda. Ia menegaskan bahwa pencapaian masa lalu tidak cukup, karena Villa harus membangun sesuatu yang baru untuk sejarah klub.
“Saya berterima kasih kepada tim-tim yang pernah saya latih, yang memberi saya kesempatan untuk memenangi gelar ini, baik di Liga Champions maupun Conference League,” kata Emery kepada wartawan. “Setiap momen adalah tantangan yang berbeda.”
Tantangan dari Bologna
Di sisi lain, Emery juga memberi perhatian besar kepada Bologna dan pelatih mereka, Vincenzo Italiano. Ia menilai lawannya punya pengalaman kuat di fase gugur Eropa, termasuk dua kali mencapai final Conference League saat menangani Fiorentina.
- Final Conference League bersama Fiorentina melawan West Ham pada laga di Praha.
- Final Conference League bersama Fiorentina melawan Olympiacos pada laga di Athena.
- Gelar domestik di Italia yang diraih Bologna pada musim terakhir.
Emery menyebut Bologna layak dihormati karena tampil kompetitif di Eropa dan sukses menyingkirkan Roma. Menurutnya, tim Italia itu memiliki struktur permainan yang solid dan pelatih yang terbiasa menghadapi laga-laga besar.
“Pertama yang harus kami lihat adalah mereka mengalahkan Roma, dan mereka pantas menang,” ujar Emery. “Mereka sangat kompetitif di fase gugur Eropa, jadi kami harus sangat menghormati mereka.”
Modal Aston Villa menuju laga penting
Villa datang ke laga ini dengan ekspektasi tinggi dari publik dan analis statistik. Dalam simulasi superkomputer Opta, Aston Villa memiliki peluang 32 persen untuk menjadi juara, angka yang menempatkan mereka sebagai kandidat terkuat turnamen saat ini.
Bagi Emery, angka itu bukan jaminan, tetapi menunjukkan kepercayaan terhadap kualitas timnya. Ia menilai setiap hari bersama pemain harus dipakai untuk membangun fondasi baru agar Villa bisa kembali bersaing di level tertinggi Eropa.
Emery juga menegaskan bahwa memenangkan trofi di Eropa selalu sulit, sehingga timnya harus tampil disiplin sejak laga pertama di Italia. Atmosfer kompetitif di perempat final diprediksi akan menjadi ujian penting bagi ambisi Villa untuk mengulang kejayaan besar yang pernah mereka raih di masa lalu.





