Barcelona menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions di kandang sendiri. Hasil ini membuat Atletico membawa modal besar ke leg kedua setelah tampil efektif meski bermain tandang.
Gol Julian Alvarez dan Alexander Sorloth pada laga tersebut menjadi pembeda di Montjuic, sementara Barcelona harus bermain dengan 10 orang setelah Cubarsi mendapat kartu merah. Atletico kini berada selangkah lebih dekat ke semifinal dan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan sangat disiplin.
Atletico tampil efisien di menit krusial
Atletico tidak banyak menguasai bola, tetapi mereka menghasilkan peluang yang jauh lebih berbahaya. Alvarez membuka jalan dengan penyelesaian yang tenang, lalu Sorloth menutup laga dengan gol yang mempertegas dominasi tim tamu di momen penting.
Barcelona sebenarnya berusaha menekan setelah tertinggal, namun kartu merah Cubarsi mengubah arah pertandingan. Kondisi itu membuat tim asuhan Hansi Flick kesulitan menjaga keseimbangan permainan dan harus lebih sering bertahan.
Kartu merah dan keputusan wasit jadi sorotan
Laga ini juga memunculkan perdebatan setelah Flick mempertanyakan penggunaan VAR usai insiden handball yang melibatkan Marc Pubill tidak berujung kartu merah. Isu tersebut menambah panas duel yang sejak awal sudah sarat tensi tinggi dan duel fisik.
Berikut poin penting dari laga Barcelona kontra Atletico:
- Atletico menang 2-0 atas Barcelona di leg pertama.
- Gol dicetak Julian Alvarez dan Alexander Sorloth.
- Barcelona kehilangan Cubarsi karena kartu merah.
- Hansi Flick menyoroti keputusan wasit dan VAR.
PSG tampil dominan saat menekuk Liverpool
Di laga besar lain, Paris Saint-Germain juga menunjukkan performa meyakinkan saat menang 2-0 atas Liverpool di kandang. Klub Prancis itu disebut menampilkan permainan dominan dan layak memimpin lebih dulu pada duel babak perempat final tersebut.
Duo pemain muda dan kreatif PSG, Doue serta Khvicha Kvaratskhelia, menjadi sorotan setelah sama-sama mencetak gol. Hasil ini memperkuat posisi PSG sebagai juara Eropa bertahan yang masih sangat berbahaya di fase gugur.
Jamie Carragher menilai Arne Slot “sangat salah” secara taktik setelah Liverpool tertinggal dari PSG. Sementara itu, Virgil van Dijk menegaskan timnya harus tampil “sangat tepat” jika ingin membalikkan keadaan pada leg berikutnya.
Gambaran awal menuju leg kedua
Dua hasil ini memberi warna besar pada ronde pertama perempat final Liga Champions. Atletico dan PSG sama-sama memegang kendali setelah menang dengan skor identik 2-0, sehingga tekanan kini berpindah ke Barcelona dan Liverpool.
Barcelona harus memperbaiki kontrol permainan dan disiplin bertahan saat bermain dengan situasi penuh tekanan. Di sisi lain, Liverpool wajib menemukan solusi lebih tajam agar tidak kembali kesulitan menghadapi intensitas tinggi PSG di leg penentuan.
