Felix Al-Nassr Ungkap Keinginan Kembali ke Benfica Namun Ada Kendala

Joao Felix saat ini tengah membangun kembali kariernya bersama Al-Nassr setelah kepindahannya dari Chelsea pada musim panas lalu. Namun, pemain asal Portugal ini mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke klub lamanya, Benfica, selama tiga musim terakhir.

Felix mengatakan kepada Sport TV bahwa motivasinya untuk bergabung dengan sebuah klub adalah karena adanya keinginan nyata dari klub tersebut. Ia menegaskan, "Saya sudah ingin kembali ke Benfica selama tiga musim panas terakhir. Saya selalu memberi tahu agen saya, tetapi tidak pernah ada ketertarikan serius dari pihak klub."

Pemain berusia 24 tahun ini menjelaskan bahwa bukan masalah soal biaya transfer atau gaji yang menjadi penghambat kepulangannya ke Benfica. Ia mengungkapkan, "Bukan karena masalah biaya transfer atau gaji, tetapi karena kurangnya keinginan dari pihak klub. Al-Nassr menunjukkan keinginan dan kesiapan yang lebih dalam jendela transfer terakhir ini."

Felix menegaskan bahwa ketika ada klub yang menunjukkan keinginan dan keseriusan seperti Al-Nassr, sulit baginya untuk menolak kesempatan tersebut. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sikap dan niat klub dalam merekrut pemain.

Sebagai informasi, Joao Felix sempat mengalami masa sulit di Chelsea sebelum akhirnya memilih bergabung dengan Al-Nassr untuk kembali menampilkan performa terbaiknya. Keputusan pemain ini untuk kembali ke Portugal ternyata berhenti pada komunikasi dan ketidaktertarikan dari Benfica selama beberapa tahun terakhir.

Fakta penting terkait Joao Felix dan transfernya:

  1. Felix pindah dari Chelsea ke Al-Nassr pada musim panas lalu.
  2. Ia ingin kembali ke Benfica selama tiga tahun terakhir.
  3. Tidak ada minat serius dari Benfica meski sudah disampaikan keinginan.
  4. Al-Nassr menawarkan keinginan dan kesiapan yang nyata dalam perekrutan.
  5. Faktor finansial bukan penghalang utama kepindahan Felix.

Joao Felix membuktikan bahwa faktor keinginan klub sangat krusial dalam proses transfer pemain. Kondisi ini juga menegaskan bagaimana pemain profesional memprioritaskan klub yang memiliki niat jelas dan dukungan penuh untuk mendukung karier mereka.

Berita Terkait

Back to top button