
Cristiano Ronaldo tetap menegaskan sikapnya untuk menggelar boikot pertandingan bersama Al Nassr. Pemain asal Portugal ini tidak akan kembali bermain hingga mendapatkan jaminan konkret dari Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi terkait perubahan manajemen klub yang diinginkannya.
Ronaldo menolak tampil pada laga kemenangan Al Nassr 1-0 atas Al-Riyadh SC sebagai bentuk protes. Dia merasa PIF tidak mendukung Al Nassr secara memadai, sementara memberikan keunggulan kepada rival mereka, Al Hilal, melalui dukungan finansial yang besar.
Kekecewaan Ronaldo terhadap Perlakuan PIF dan Manajemen Al Nassr
Sumber dari ESPN menyebut Ronaldo sangat kecewa dengan penangguhan posisi direktur olahraga Simão Coutinho dan CEO José Semedo, dua pejabat asal Portugal yang dianggapnya penting bagi klub. Keputusan tersebut dianggap menghambat upaya Al Nassr dalam mendatangkan pemain berkualitas di bawah pelatih Jorge Jesus.
Selain itu, Ronaldo dikabarkan mencoba menggagalkan transfer Karim Benzema ke Al Hilal yang didanai penuh oleh Pangeran Al-Waleed bin Talal Al Saud. Ronaldo menilai langkah tersebut tidak adil dan semakin memperbesar peluang Al Hilal meraih gelar juara Liga.
Dukungan Finansial Al Hilal dan Implikasi bagi Persaingan Klub
Al Hilal mendapatkan suntikan dana besar dari Pangeran Al-Waleed yang memiliki 25% saham klub tersebut. Semua transfer pemain penting, termasuk Benzema, dibiayai oleh grup bisnis pangeran tersebut. Sementara itu, PIF memegang 75% kepemilikan Al Hilal, memberikan klub kekuatan kompetitif yang signifikan.
Manajer Al Hilal, Estêvão Calçada, mengaku tidak memahami kekecewaan Ronaldo dan Al Nassr. Dia menilai musim transfer Al Nassr cukup baik dengan sukses mendatangkan pemain seperti João Félix dan Kingsley Coman. Calçada juga menambahkan bahwa Benzema merupakan investasi besar yang tidak hanya memberi dampak di lapangan, tetapi juga meningkatkan nilai komersial dan eksposur media klubnya.
Kondisi Kontrak dan Masa Depan Ronaldo di Al Nassr
Ronaldo memperpanjang kontrak bersama Al Nassr hingga Juni dan memiliki klausul pelepasan sebesar 50 juta euro. Meskipun ada tawaran dari klub Eropa dan Amerika Serikat, Ronaldo menolak hengkang agar fokus pada persiapan bersama timnas pada Piala Dunia.
PIF dan Al Nassr menjanjikan rencana belanja besar-besaran pada musim panas mendatang. Salah satu target utama disebut-sebut adalah Bruno Fernandes dari Manchester United, sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat skuad dan menjawab kekecewaan Ronaldo.
Jika dalam beberapa pekan ke depan tidak ada perubahan manajemen dan keberlanjutan dukungan yang jelas, Ronaldo disebut akan mengajukan permintaan resmi untuk meninggalkan Al Nassr pada bulan Juni. Situasi ini menjadi tanda ketegangan yang meningkat dan penting untuk terus dipantau perkembangan selanjutnya.





