Cristiano Ronaldo dikabarkan mengancam akan hengkang dari Al Nassr pada musim panas mendatang. Ancaman ini muncul setelah striker berusia 41 tahun tersebut menolak untuk berlatih dan bermain di klub Liga Pro Saudi tersebut.
Penolakan Ronaldo ini merupakan bentuk protes atas keputusan Public Investment Fund (PIF) yang memindahkan Karim Benzema dari Al-Ittihad ke Al-Hilal. Ronaldo merasa diperlakukan tidak adil karena kurangnya aktivitas transfer di pihak Al Nassr.
Menurut laporan CBS Sports, Ronaldo merasa “dikhianati” oleh keputusan klub yang tidak mendukungnya dengan pemain baru. Kondisi ini membuatnya mempertimbangkan untuk mengakhiri kariernya di Al Nassr lebih cepat dari yang dijadwalkan.
Sebelumnya, ada laporan yang menyebutkan bahwa Ronaldo akan mengakhiri aksi mogoknya menjelang pertandingan melawan Al Ittihad pada awal Februari. Namun hingga saat ini sikap Ronaldo masih belum berubah.
Ronaldo saat ini tercatat sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di dunia sepak bola dengan penghasilan mencapai £500.000 per hari. Besarnya gaji ini menjadi sorotan mengingat ketegangan yang terjadi antara pemain dan manajemen klub.
Faktor Penyebab Ketegangan Ronaldo di Al Nassr
- Pengalihan Karim Benzema ke klub rival Al-Hilal
- Kurangnya pembelian pemain baru untuk memperkuat skuad
- Ketidakpuasan pribadi Ronaldo terhadap kebijakan klub
Ke depan, keputusan Ronaldo untuk tetap bertahan atau meninggalkan Al Nassr akan memberikan dampak besar pada performa tim. Situasi ini terus menjadi perhatian para pengamat sepak bola di Arab Saudi dan dunia internasional.
