Real Madrid Incar Bek Tengah Gratis Serupa Alaba & Rüdiger, Langkah Strategis AS

Real Madrid terus mencari bek tengah baru dengan strategi yang sama seperti saat mendatangkan David Alaba dan Antonio Rüdiger secara bebas transfer. Klub Spanyol ini memprioritaskan cara hemat untuk memperkuat lini belakang tanpa harus terlibat dalam perang harga mahal antar klub besar.

Situasi Real Madrid semakin pelik setelah kegagalan mendapatkan beberapa target utama seperti Marc Guehi yang memilih Manchester City dan kontrak Dayot Upamecano yang segera diperpanjang oleh Bayern Munich. Posisi bek tengah masih menjadi fokus utama transfer musim ini.

Klub asal Madrid berharap menemukan bek tengah berbakat yang kontraknya habis dan bisa direkrut tanpa biaya transfer. Metode ini terbukti sukses dengan penampilan apik Alaba dan Rüdiger yang keduanya didatangkan sebagai pemain bebas transfer.

Real Madrid juga mengandalkan sumber daya internal dengan menjadikan pemain muda dari akademi sebagai solusi alternatif. Joan Martínez dan Jácobo Ramón menjadi opsi menjanjikan yang mulai mendapatkan perhatian dari tim utama setelah tampil menonjol di level kompetisi lebih rendah.

Selain strategi berburu pemain bebas transfer, Real Madrid enggan terlibat dalam negosiasi dengan harga tinggi yang kerap terjadi pada pemain kontrak habis. Pendekatan ini menunjukkan kebijakan klub dalam menjaga anggaran tanpa mengorbankan kualitas skuadnya.

Berikut daftar pendek opsi bek tengah yang pernah menjadi sasaran Real Madrid:

1. Dayot Upamecano – hampir diperpanjang kontrak di Bayern Munich.
2. Ibrahima Konate – diminati, namun situasi kontraknya mulai sulit.
3. Nathan Aké – sudah berlabuh di Manchester City dengan harga 23 juta euro.

Kontrak Upamecano yang diperpanjang oleh Bayern dan keberhasilan Man City merekrut Guehi berpotensi mempersulit langkah Real Madrid untuk merekrut Konate. Namun hubungan baik agen Konate dengan klub bisa menjadi keuntungan potensial.

Sementara itu, pemain muda seperti Militão dan Huijsen diharapkan kembali mencapai performa terbaiknya. Raúl Asensio juga membuktikan menjadi pilar penting dalam pertahanan. Real Madrid pun mempertimbangkan opsi memulangkan Jácobo Ramón yang sedang menunjukkan perkembangan positif di klub Como.

Transaksi pembelian kembali Ramón menjadi contoh bagaimana Real Madrid memanfaatkan peluang pasar dengan biaya relatif terjangkau. Klub menjualnya seharga 2,5 juta euro dan kini dapat membelinya kembali dengan biaya 8 juta euro.

Kualitas dan potensi dari pemain binaan akademi seperti Joan Martínez, yang sempat mengalami cedera serius namun sangat menjanjikan, menjadi harapan besar dalam jangka panjang. Ini memperkuat strategi klub menyeimbangkan antara pembelian luar dan pengembangan internal.

Real Madrid berusaha keras untuk menjaga agar lini belakang tetap kokoh tanpa harus mahal. Dengan kombinasi metode merekrut bebas transfer dan memaksimalkan pemain muda, mereka berupaya mempertahankan standar tinggi di setiap kompetisi.

Berita Terkait

Back to top button