
Nottingham Forest diperkirakan akan kembali mencoba merekrut striker NEC Nijmegen, Kodai Sano, pada musim panas mendatang. Tawaran Forest sebelumnya pada bulan Januari untuk pemain internasional Jepang tersebut ternyata gagal.
Menurut sumber dari Belanda, Ajax memberikan penawaran sebesar €15 juta untuk Sano, sebelum Forest menaikkan tawaran menjadi €20 juta. Namun, kedua tawaran tersebut ditolak oleh NEC Nijmegen.
Pernyataan Direktur Teknik NEC
Direktur teknik NEC, Carlos Aalbers, mengatakan kepada Soccer News bahwa pihak klub telah mengelola situasi ini secara internal. Ia menyampaikan bahwa setelah berdiskusi dengan Sano dan manajemennya, klub memutuskan untuk tidak menerima tawaran apapun saat ini.
Aalbers menegaskan bahwa tawaran sebesar €20 juta adalah jumlah yang sangat besar. Namun, berkat dukungan finansial dari Marcel Boekhoorn, salah satu pemodal klub, NEC mampu menolak tawaran tersebut.
Kondisi Klub dan Rencana Masa Depan
NEC masih dalam proses pembangunan dan belum sepenuhnya mandiri secara finansial. Pada akhir jendela transfer, Boekhoorn bahkan menginstruksikan klub untuk tidak melepas Sano meski ada penawaran yang dua kali lipat lebih besar.
Aalbers juga mengakui keinginan Sano untuk pindah dan menyebut ada empat klub, termasuk dari Liga Premier Inggris dan Bundesliga Jerman, yang tertarik kepadanya. Namun, waktu transfer belum tepat saat ini.
Lebih lanjut, Aalbers memuji sikap profesional Sano yang tetap fleksibel dan tidak menunjukkan sikap negatif selama proses negosiasi. NEC berencana memberikan kesempatan transfer terbaik untuk Sano pada musim panas nanti.
Dengan langkah ini, NEC berharap dapat menyelesaikan masa depan Kodai Sano secara baik tanpa mengganggu perjalanan tim yang tengah dibangun. Nottingham Forest diperkirakan akan kembali aktif bersaing demi mendapatkan tanda tangan striker asal Jepang tersebut.





