
Marcus Rashford kini tengah menjalani masa peminjaman di Barcelona dengan opsi pembelian permanen senilai 30 juta euro. Namun, manajemen Manchester United dikabarkan tidak berniat memulangkan Rashford jika Barcelona tidak merekrutnya secara permanen.
Rod Thornley, mantan tukang pijat tim Manchester United, memberikan pandangan tajam mengenai kondisi Rashford saat ini. Dalam wawancara dengan The Busby Way Podcast, Thornley menilai Rashford telah merusak kariernya sendiri di Old Trafford.
Thornley menyebut perubahan sikap Rashford mulai terlihat ketika sang pemain terlihat kurang bahagia di dalam klub. Ia mengatakan, "Marcus menjadi sosok yang berbeda. Dari pemain yang ceria berubah menjadi pribadi yang murung dan kehilangan semangat di dalam klub."
Menurut Thornley, di luar klub Rashford tampak baik-baik saja, namun kondisi ini tidak tercermin saat berada di lingkungan klub. Hal itu berdampak negatif pada penampilannya di lapangan.
Eks tukang pijat United tersebut mengungkapkan harapannya agar Rashford bisa menunjukkan energi dan semangat yang sama seperti yang diberikan Michael Carrick kepada para pemain saat ini. Thornley menegaskan, "Energi itulah yang kami inginkan dari Marcus, tapi kurang muncul."
Dia bahkan menambahkan bahwa Rashford seolah membuang peluang untuk mengukir karier besar di Manchester United. Thornley beropini bahwa sang pemain "setengah melepaskan" kariernya daripada direbut paksa oleh klub.
Thornley menjabat sebagai tukang pijat tim Manchester United selama hampir satu dekade, periode yang memberinya wawasan mendalam terkait dinamika internal klub dan pemain. Pendapatnya ini menambah nuansa kritis terhadap perkembangan karier Rashford yang belum menentu di klub asal Inggris tersebut.
Situasi Rashford mencerminkan tantangan pribadi dan profesional yang dialaminya. Manchester United kini harus menentukan langkah selanjutnya terkait masa depan pemain yang pernah menjadi bintang muda kebanggaan klub ini.





